Home > TIPS > Self Hosting.. kapan saatnya diperlukan?

Self Hosting.. kapan saatnya diperlukan?

October 17, 2013 Leave a comment Go to comments

WP self HostedKita lanjutkan lagi artikel sebelumnya dan disini kita bahas soal kapan saat yang tepat melakukan self hosting.

Oh yaa.. ada kabar baik dari Blog IWB yang ramai dibicarakan kemarin kini sudah bisa diakses lagi. Mungkin hari ini dia lagi sibuk mencari hosting dan memindahkan data server dari wordpress.com ke jasa layanan sewa server. Tadi SL sempat BBM-an dengan IWB dan memberikan nomor telepon seorang blogger yang saat ini bekerja disebuah perusahaan jasa layanan server terbaik di Indonesia.

IWB di BBM sempat bilang, aku ngk mudeng soal self hosting, bingung caranya. Ya.. bagaimanapun juga harus bisa belajar sendiri bro.. itu resiko mau jadi blogger pro. Yah.. semoga urusan IWB soal hosting bisa selesai secepatnya.

Dari kasus blog IWB yang seharian di suspend ama wordpress.com kemarin setidaknya kita para blogger-blogger bisa belajar banyak. Harapannya tidak akan terjadi pada blognya masing-masing termasuk BlogSL yang sedang anda baca ini. Membeli domain bukan berarti sudah cukup memadai untuk mencegah account supended, bahkan salah jika ada yang mengatakan punya domain sudah aman dari segalanya-galanya. Domain itu hanya nama rumah blog kita, sedangkan besarnya kapasitas rumah itu tegantung dari yang punya rumah. WordPress.com memberikan anggotanya sewa gratis tapi ada syarat-syaratnya yang sangat ketat (Terms of Service).

Sewa gratisan tapi banyak syaratnya jelas nyesek banget, hal ini tidak enak bagi penyewa. Nah.. yang enak adalah bersedia membayar sewa tapi ngga ada syaratnya. Betul kan bro?! Kalau setuju mari kita lanjutkan lagi bacaan ini. Hehehe..🙂

Pertanyaan, Kapan saat yang tepat blogger melakukan self hosting? Sekarang, besok atau menunggu sampai account di suspend. Jawabannya: Tergantung yang punya blog. Terserah kapan. Ngga ada peraturan, dan ngga ada yang suruh koq.. pertimbangannya ada pada diri sendiri dari yang empunya blog. Itu saja jawabannya. Soalnya ada banyak alasan, tujuan, visi, misi, maksud, objecktivitas, goal, sasaran dan apalagi  yang lain dari seseorang membuat blog itu sangat luas, dan beraneka ragam. Jadi yang sangat tau itu adalah pemiliknya sendiri.

Menurut SL, self hosting kapan saatnya diperlukan adalah ketika si blogger itu sudah benar-benar merasakan bahwa kegiatan blogging itu ternyata ada banyak sekali manfaatnya. Kata manfaat disini ketika si blogger telah mendapatkan hal-hal yang sangat berguna sejak kegiatan ngeblog dimulai, khususnya saat ia sudah bisa merasakan ada banyak perubahan didalam kehidupan pribadi dan keluarganya. Lebih dalam lagi, saat kegiatan blogging-nya sudah bisa memberikan rasa bahagia dan kedamaian keuntungan, berupa menambah pertemanan, memperluas network, mendapatkan traveling, bahkan ia telah mendapatkan penghasilan tambahan.

Jadi, karena dirasakan kegiatan blogging itu sudah ada manfaatnya seperti yang sudah disebutkan diatas, maka tak percuma kalau kegiatan blogging itu harus segera diamankan, dibela-belain, bahkan terus dipertahankan. Beli domain adalah langkah pertama bagi blogger untuk mau berkembang, sedangkan self hosting merupakan langkah kedua bagi blogger yang mau meneruskan keseriusannya dalam dunia blogging. Langkah ketiga, keempat dan seterusnya, selanjutnya akan diketahui sendiri oleh para blogger yang sudah serius menekuni kegiatan blogging kearah pro.

Kesimpulan: Jika kegiatan blogging ternyata belum ada manfaatnya, walaupun sudah bertahun-tahun ngeblog, jangan pernah mau membayar self hosting. Terus saja pakai yang gratisan. Maksudnya begini bro.. membayar sewa hosting itu dihitung bulanan, bahkan pada umumnya mereka minta bayaran langsung setahun dimuka. Nah.. sampean belum merasakan ada manfaatnya semasa ngeblog, jadi ngapain pula sampean harus keluarin duit, nantinya malah bikin frustrasi.

Sampai disini pasti ada tanya, nah.. kalau gimana kalau saya mau jalanin usaha bisnis online, gimana tuh? Ada yang bilang si mentor kasih saran harus berani berinvetasi, beli paket bisnis, beli domain, dan bayar self hosting dimuka? Ya sebenarnya ngga apa-apa sih kalau si blogger memang harus rela modalin dulu beli ini-itu, syukur kalau tujuannya memang benar demi sebuah real bisnis online. Itu sih terserah dari masing-masing individu, lagian yang mau bayar kan sampean?

Menurut saran SL, kalau mau berbisnis harap dilakukan percobaan dan mempelajari secara matang, awalnya lakukan dulu dengan cara buka blog secara gratisan (wordpress.com atau blogger.com), kemudian lihat prospeknya, apakah benar-benar ada manfaatnya (pebisnis bilang keuntungan). Kalau memang sudah dirasakan bakal ada untung dan manfaatnya, silahkan keluarkan modal lebih banyak lagi. Yang namanya bisnis itu ibarat telur dan ayam. Mana yang duluan ya.. ayam atau telur? Hahaha.. gua bingung sendiri jadinya..🙂

Categories: TIPS
  1. October 17, 2013 at 10:59 am

    wordpress lebih nyaman ya Om
    atau juga bisa posting bisnisnya di tokopedia
    itu lebih bagus juga karena bisa kita publish dengan host orang lain

  2. September 13, 2014 at 7:33 am

    Good post. I learn something totally new and challenging on sites I stumbleupon on a daily
    basis. It’s always useful to read through articles from
    other authors and practice a little something from other
    sites.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: