Home > REPORT, TIPS > Tindak Pidana Pengguna Roda Dua!

Tindak Pidana Pengguna Roda Dua!

September 24, 2009 Leave a comment Go to comments

Pidana Pengguna R2

Untuk disebarluaskan kepada seluruh masyarakat pengguna sepeda motor

Categories: REPORT, TIPS
  1. September 24, 2009 at 3:36 pm

    Waduh mahal yah denda-dendanya …
    semoga jadi lebih baik kualitas safety riding dengan ancaman yang begini …

  2. 212
    September 24, 2009 at 5:37 pm

    asal nggak dimanfaatkan oleh si oknum

  3. September 24, 2009 at 5:57 pm

    Setuju banget,tapi kalau boleh Jujur,saya belum yakin di jalan bisa berlaku dengan baik ,maklum lah penegak hukum kita,semua sudah pada tahu,tentunya tidak semua aparat,hanya oknum yang sudah biasa cari duit gampang dengan cara menjual hukum…!! dikampung saya (lagi) tidak memakai helm standart bakal berurusan dengan polisi,pasti dikejar sampai dapet.itu sudah berlaku antara 2-3 tahun yang lalu.jd di Yogya(lagi) sudah tidak ada yang pakai helm cetok..! jadi kangen nih pingin pulang kampung naik tigi..!! desember kali ye…!!

  4. hendra
    September 24, 2009 at 10:34 pm

    setuju banget. mudah2an prakteknya serius dan bisa membantu kondisi lalulintas jakarta yang sudah sangat payah, terutama membantu keselamatan pengendara yang bersangkutan… amin🙂
    btw hukuman jalan naik trotoar nggak ada nih? kasian kan pejalan kaki… tq

  5. September 25, 2009 at 8:41 am

    Wah..gmn nih bro !!
    ada prospek baru nih buat cari duit he he
    hati hati oknum polisi yang mencari keuntungan..
    piss ah..

  6. September 26, 2009 at 12:28 am

    semakin ketat peraturan.. semakin leluasa bagi oknum2 polisi untuk menngerus keuntungan

  7. September 26, 2009 at 9:28 am

    Itu denda tilang atau pemerasan yah?

    wadoohhh….masak yang bener-bener membahayakan pemakai jalan raya (Mengemudi tidak konsentrasi/Pakai hape) hanya di denda IDR 50,000 seeehh? yang bener aja atuh kang polisi….

    Harusnya tuh yang kayak gitu di denda IDR 500,ooo biar kapok sekalian dan yang pelanggaran markah dan rambu di denda IDR 250,000? sekarang kita tanya balik sama Kang Polisinya, apa mereka mengerti dengan rambu-rambu dan marka jalan yang ada di Indonesia? Saya yakin banyak dari mereka yang tidak mengetahui makna dari rambu-rambu tersebut….

    Saran saya, gimana kalo setiap di tilang, si pelanggar aturan di kasih point dan di akumulasikan. Hingga pada jumlaah tertentu, sim si pelanggar tidak bisa digunakan dalam jangka watu tertentu dan kalo udah terlalu sering, SIM dicabut dan si pelanggar tidak bisa membuat SIM lagi sampai jangka waktu tertentu….

    Saya yakin para pelanggar aturan akan kapok dan balik lagi ke Akang Polisinya, mau jujur atau nggak dalam menindak dan memberikan tilang kepada si pelanggar aturan….

  8. October 2, 2009 at 4:42 pm

    wah,,berarti lebaran kemaren saudara saya bayar murah dong..( sidang di tempat ) di daerah Payakumbuh sumatera barat,
    pak polisi hanya minta Rp.60.000, karena berhenti waktu lampu merah di atas jalur putih,,,

    trus pas mau bayar dan tanya ( slip biru/merah)..eh,, pak polisi nya bilang
    “SLIP BIRU/MERAH” TIDAK BERLAKU DI SUmatera BARAT,,
    hehehe.. jadi bingung nih..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: