Home > REPORT > Melihat Kemajuan SPBU Pertamina

Melihat Kemajuan SPBU Pertamina


SPBU Pertamina Sumatera

Image from Bona Djalin

“Kita nggak kuatir soal bahan bakar di pantai barat Sumatera, kita bisa isi bensin di SPBU yang ada dipesisir pantai Bengkulu-Sumatera Barat. Disana kan pasti ada SPBU Pertamina!”

demikian sebuah  pengalaman dari bikers moge yang pernah touring antara Bengkulu-Sumbar beberapa waktu lalu.

Sejak dulu nama SPBU memang sudah sering disebut, dan kata SPBU ini adalah kependekan dari “Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum.”

Kata SPBU ini memang terasa jauh lebih melekat untuk pompa bensin milik PT Pertamina (Persero) dibandingkan dengan SPBU merek lain. Karena menurut sejarah, SPBU Pertamina memang sudah hadir sejak dulu di Indonesia. Kini jumlah SPBU Pertamina di seluruh Indonesia sudah mencapai 4,300 unit.

SPBU Pertamina

SPBU merupakan prasarana umum yang disediakan oleh PT Pertamina (Persero) untuk masyarakat Indonesia secara luas guna memenuhi kebutuhan bahan bakar.

Pada umumnya SPBU Pertamina menjual bahan bakar sejenis premium, solar, pertamax, pertamax plus dan juga gas Elpiji. Namun tak itu saja, SPBU Pertamina kini juga menyediakan penjualan minyak pelumas asli keluaran Pertamina, antara  lain merek Mesran Super, Mesran2T, Prima XP, Fastron, Enduro4T, Enduro Racing, Enduro Matic, Meditran SX, dan Rored MTF. Sudah tentu membeli pelumas produk Pertamina di SPBU Pertamina dijamin mendapat produk asli.

Sekarang ini, terasa bagi masyarakat Indonesia ketika melihat SPBU Pertamina sudah jauh berbeda jika dibandingkan dengan sepuluh tahun yang lalu. Pertamina secara konsisten telah merombak dan merenovasi hampir seluruh bangunan dan juga peralatan SPBU dengan mesin-mesin pompa bensin yang baru. Ini adalah standard baru yang dikembangkan oleh Pertamina yang diikuti pula dengan standard pelayanan yang baru juga.

IMGP0861-1

SPBU Pertamina

Bahkan dibeberapa titik SPBU Pertamina, sudah memiliki konsep bangunan, arsitektur, serta desain bangunan yang modern, sehingga bangunan memang terlihat berbeda dari pada beberapa bangunan SPBU Pertamina yang lain. Misalkan SPBU yang terlihat di jalan tol Bekasi.

Beberapa SPBU Pertamina kini tak hanya sekedar isi bensin, tapi sudah menjadi rest-area karena disana sudah tersedia fasilitas musholla, kantin, restaurant, cafe, ATM,  dan tempat parkir yang luas.

SPBU Pertamina masih menggunakan estetika warna dasar merah dan garis putih yang sudah merupakan warna standard SPBU Pertamina di seluruh Indonesia. Dari segi pencahayaan, lay-out, kebersihan, hingga toilet tampaknya SPBU Pertamina sudah melakukan banyak perubahan untuk menjadikan SPBU yang lebih baik lagi.

IMGP0862-1

SPBU Pertamina

Jaminan Kepuasan Pelanggan

Untuk menjaga kepuasan dan kenyamanan pelanggan, SPBU Pertamina terus berbenah dengan memberikan peningkatan pelayanan. Tidak itu, sejumlah titik SPBU yang baru pun dibuka walaupun masih dibilang masih berdekatan antara satu SPBU dengan SPBU Pertamina yang lainnya.

Tentu saja, kehadiran SPBU Pertamina yang baru memang masih sangat dibutuhkan untuk mengurangi antrian panjang pada satu titik SPBU, sehingga pelanggan tidak harus menunggu/mengantri.

Menuju rentetan pembangunan SPBU Pertamina yang baru, maka tentu saja Pertamina tidak jalan sendiri. Pada dasarnya SPBU Pertamina dikelola dan dimiliki oleh beberapa pengusaha nasional dengan pola kerjasama, antara lain dikenal dengan istilah:

DODO = Dealer Own and Dealer Operate; CODO = Company Own and Dealer Operate; dan terakhir adalah COCO = Company Own and Company Operate.

Unit SPBU Pertamina dibawah COCO menjadi tolok ukur dan model bagi pelayanan SPBU Pertamina, karena usaha ini dimiliki dan dikelola langsung oleh pihak Pertamina yang harus mampu memberikan contoh terbaik bagi SPBU-SPBU Pertamina yang lainnya. Kebijakan ketat Pertamina dalam standarisasi operasional COCO dalam memenuhi jaminan pelayanan kepuasan pelanggan, diterapkan pula kepada semua usaha SPBU yang berkerjasama dengan pihak Pertamina.

Dibawah ini ada dua standard opearional pelayanan SPBU Pertamina yang harus diterapkan, dan ini tampaknya masih berjalan seiring dengan masih banyak dibukanya SPBU Pertamina yang baru di seluruh Indonesia:

Pertamina Way

Adalah program yang diluncurkan oleh PT Pertamina dengan penerapan standar pelayanan yang terdiri dari 5 (lima) elemen, yaitu pelayanan staff yang terlatih dan bermotivasi, jaminan kualitas dan kuantitas, fasilitas dan peralatan yang terawat dengan baik, memiliki format fisik yang konsisten, dan penawaran produk dan pelayanan bernilai tambah dengan operator yang selalu menerapkan 3S (Salam, Senyum, Sapa). Tak heran jika konsumen akan disapa oleh petugas SPBU ketika turun dari kendaraan saat ingin mengisi bahan bakar.

PASTI PAS!

Adalah SPBU yang telah mendapatkan Sertifikat PASTI PAS! dari auditor independen dengan jaminan pelayanan terbaik yang memenuhi standar kelas dunia. Konsumen akan mendapatkan kualitas dan kuantitas BBM yang terjamin, pelayanan yang ramah, serta fasilitas yang nyaman. Anda bisa melihat beberapa logo PASTI PAS! yang terpampang jelas dibeberapa titik SPBU Pertamina.

Dibawah ini adalah keterangan SPBU Pertamina PASTI PAS! yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu:

Jaminan Kualitas Pelayanan

pastipas-1SPBU Pertamina PASTI PAS! adalah SPBU yang telah tersertifikasi dapat memberikan pelayanan terbaik memenuhi standard kelas dunia. Konsumen dapat mengharapkan kualitas dan kuantitas BBM yang terjamin, pelayanan yang ramah, serta fasilitas nyaman.

Kualitas dan kuantitas BBM terjamin karena SPBU PASTI PAS! menggunakan alat-alat pengukur kualitas dan kuantitas lebih akurat juga menerapkan prosedur monitoring yang lebih ketat. Untuk menjamin ketepatan takaran, SPBU melakukan test ketepatan volume secara rutin dengan batas toleransi akurasi lebih ketat dari SPBU biasa. Dinas Metrologi akan melakukan kalibrasi ulang pompa yang telah melewati batas toleransi. Untuk menjamin kualitas BBM, SPBU melakukan pengujian kualitas 3 kali lebih banyak dari SPBU biasa, juga dengan batas toleransi lebih ketat.

Konsumen akan selalu disambut oleh senyum, salam, dan sapa operator. Untuk memastikan anda mendapatkan volume yang akurat operator akan menunjukkan pada anda mesin pompa menunjukkan angka nol sebelum mulai pengisian

Dapat Dipercaya

pastipas-2SPBU Pertamina PASTI PAS! hanya diberikan kepada SPBU yang telah mendapatkan dan dapat mempertahankan audit sertifikasi oleh auditor internasional independen.

Untuk mendapatkan sertifikasi PASTI PAS!, SPBU harus lolos audit kepatuhan standard pelayanan yang ditetapkan oleh Pertamina. Audit ini mencangkup standard pelayanan, jaminan kualitas dan kuantitas, kondisi peralatan dan fasilitas, keselarasan format fasilitas, dan penawaran produk dan pelayanan tambahan. Setelah mendapatkan sertifikat PASTI PAS!, SPBU akan tetap diaudit secara rutin. Jika tidak lolos, SPBU dapat kehilangan predikatnya sebagai SPBU Pertamina PASTI PAS!

Seluruh proses sertifikasi dilakukan secara independen oleh Bureau Veritas, institusi auditor independen internasional yang memiliki pengalaman Internasional untuk melakukan audit pelayanan SPBU.

Dapat Dikenali

pastipas-3Konsumen dapat mengenali SPBU PASTI PAS! melalui beberapa cara:

1. Melihat logo dan sertifikat PASTI PAS!: logo akan pada kantung kiri operator sedangkan sertifikat PASTI PAS! dapat dilihat dalam kantor SPBU

2. Merasakan pelayanan operator: operator akan mengucapkan selamat pagi/siang/malam, menunjukkan angka nol, dan mengucapkan terimakasih dengan ramah.

3. Menemukan daftar lokasi SPBU di website resmi Pertamina PASTI PAS! lengkap dengan lokasi, foto, dan deskripsi singkat produk dan pelayanan yang tersedia.

Sarana dan Prasarana Standar yang Wajib dimiliki Oleh Setiap SPBU Pertamina

  • Sarana pemadam kebakaran:
    • Sesuai dengan pedoman PT. Pertamina.
  • Sarana lindungan lingkungan:
    • Instalasi pengolahan limbah.
    • Instalasi oil catcher dan well catcher:
      • Saluran yang digunakan untuk mengalirkan minyak yang tercecer di area SPBU kedalam tempat penampungan.
    • Instalasi sumur pantau:
      • Sumur pantau dibutuhkan untuk memantau tingkat polusi terhadap air tanah di sekitar bangunan SPBU yang disebabkan oleh kegiatan usaha SPBU.
    • Saluran bangunan/drainase sesuai dengan pedoman PT. Pertamina.
  • Sistem Keamanan:
    • Memiliki pipa ventilasi tangki pendam;
    • Memiliki ground point/strip tahan karat;
    • Memiliki dinding pembatas/pagar pengaman;
    • Terdapat rambu-rambu tanda peringatan.
  • Sistem Pencahayaan:
    • SPBU memiliki lampu penerangan yang menerangi seluruh area dan jalur pengisian BBM;
    • Papan penunjuk SPBU sebaiknya berlampu agar keberadaan SPBU mudah dilihat oleh pengendara.
  • Peralatan dan kelengkapan filling BBM sesuai dengan standar PT. Pertamina berupa:
    • Tangki pendam;
    • Pompa;
    • Pulau pompa.
  • Duiker, dibutuhkan sebagai saluran air umum di depan bangunan SPBU
  • Sensor api dan perangkat Pemadam kebakaran
  • Lambang PT. Pertamina
  • Generator
  • Racun Api
  • Fasilitas umum:
    • Toilet;
    • Mushola;
    • Lahan parkir.
  • Instalasi listrik dan air yang memadai
  • Rambu-rambu standar PT. Pertamina:
    • Dilarang merokok;
    • Dilarang menggunakan telepon seluler;
    • Jagalah kebersihan;
    • Tata cara penggunaan alat pemadam kebakaran.

Sumber:

Website SPBU Pertamina, Website Pertamina Pasti Pas dan Website Pertamina Corporate

Categories: REPORT
  1. s13ky
    May 27, 2009 at 6:51 pm

    Wuih lama-lama jadi blog pertamina nih sob hahahaha. Keep going, going and going bro, dimulai dari NOL ya?

  2. May 27, 2009 at 11:11 pm

    Great Post, Thanks.

  3. anggiwirza
    May 28, 2009 at 12:22 am

    bro stephen kan kalo di pom bensin / SPBU gak boleh foto pake kamera ya..??

    *maap OOT*

    oiya, pertamina di bilang maju ok..
    tapi kenapa ya sampai sekarang masih aja ada perkataan miring yan gmenjurus ke pertamina…???

    entah yang ini lah, itu lah…

  4. gary
    May 28, 2009 at 8:47 am

    Oom Stephen,
    Cuma ada jeleknya sedikit buat SPBU Pertamina, kayak yg di Jl. Gatot Subroto (sebelah Gedung Patra Jasa), mesin untuk mencetak tagihannya rusak terus. Lalu untuk yang di tol jagorawi, kalo kita ke toilet masa harus bayar Rp. 1,000,- ya? Padahal kan toilet merupakan satu pelayanan juga dari SPBU Pertamina itu sendiri.

  5. kuro22id
    May 28, 2009 at 9:23 am

    pengalaman soal toilet, apalah arti 1000 daripada jadi penyakit karena menahan kencing. dan juga itu buat kebersihan toilet itu sendiri.

  6. Alon2 Asal Kelakon
    May 28, 2009 at 2:27 pm

    Tp kok d tmpatku dah pasti pas.,tp ada aja pegawai d bag. pengisian yg nggak 3S ya.?

    tp gpp sih.,mungkin aja dy lagi lupa 3S🙂
    Hehe.,maju terus PERTAMINA!!

  7. r'dee
    May 28, 2009 at 4:50 pm

    gw akuin Pertamina sudah berbenah diri dalam hal pelayanan ke konsumen. tapi sayangnya standar pelayanan yg baru tidak merata, kadang antara 2 SPBU yg berdekatan, salahsatunya masih sekedar tampilan Pasti Pas! tapi pelayanan tetep spt Pertamina era dulu (e.g. nozzle belum sepenuhnya selesai mengucurkan BBM, sudah diangkat oleh petugas. uang kembalian nominal kecil tidak dikembalikan ke konsumen. BBM yg dibeli kadang tercampur kotoran/air. dan lain-lain).

    semoga Pertamina makin profesional setara tingkat internasional.

  8. ferry
    May 29, 2009 at 12:33 pm

    Gua sih lebih percaya ama shell dibanding PERTAMINA, tapi berhubung shell jauh dari rumah gua, kepaksa pake PEtromax .

  9. June 4, 2009 at 9:43 pm

    goooddd

  10. September 16, 2009 at 1:25 pm

    SPBU Shell dan Petronas sudah mulai banyak lho, dan bisa jadi kalahkan Pertamina punya. Apalagi mulai 2010 nani, Shell dan Petronas sudah mulai boleh jualan BBM bersubsidi seperti premium dan solar. he .. he ..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: