Home > REPORT > Benarkah Rossi Sudah Maximal??

Benarkah Rossi Sudah Maximal??


losail1Hampir saja masalah waktu meleset, beruntung dipagi dini hari Selasa (14/4) pukul 01.00 belum tertidur dan masih ada semangat mau menonton balapan MotoGP yang tertunda karena Sirkuit Losail, Doha Qatar diguyur hujan kemarin.

Kali ini cuaca boleh dibilang bersahabat dan belapan pun berlangsung dengan mulus, tapi terasa kurang gereget karena balapan tampaknya hanya sekedar pelengkap. Terasa agak beda jika balapan dalam satu hari bisa dituntaskan bersama dengan kelas 125 CC dan 250 CC. Pasti lebih rame dan meriah.

Hasil balapan kelas puncak MotoGP yang berlangsung sebanyak 22 putaran, akhirnya dimenangi oleh pembalap asal negeri Kangguru Australia, Casey Stoner dari Tim Ducati Marlboro, sekaligus ia melengkapi kemenangannya yang ke-tiga kalinya di Sirkuit Losail Qatar.

Casey Stoner start dari pole position, secara sempurna melesat dengan cepat meninggalkan The World Champion MotoGP 2008, Valentino Rossi asal Italy dari Tim FIAT Yamaha yang start di urutan kedua dan akhirnya bisa naik podium ke-dua. Tapi, apa benar pada balapan ini Rossi sudah maximal?

Selama 22 putaran penuh Rossi tidak melakukan upaya maximal untuk mengejar Casey Stoner, dan Rossi tampaknya agak lebih berhati-hati: “I’m not taking a risk”, ujar Rossi yang terekam ketika ia diwawancara oleh official MotoGP.

Dibelakang Stoner yang melakukan start dengan baik adalah Loris Capirossi, dari Tim Rizla Susuki yang berada dirutan ke-lima bisa menyodok ke urutan ke-dua. Ia malah bisa melewati dua pembalap kawakan Tim FIAT Yamaha, Rossi dan Jorge Lorenzo.

losail2Sepanjang dua lap, Capirossi asal Italy sebenarnya sudah mendekati Stoner dengan waktu terpaut hanya 3 detik, tapi pembalap veteran tersebut akhirnya disalip lagi oleh Rossi pada lap ke-tiga. Sayang sekali, mantan pembalap ini akhirnya bisa disalip juga oleh Andrea Dovizioso, Honda Repsol dan Jorge Lorenzo, Fiat Yamaha. Ironisnya Capirossi pun terjatuh pada putaran ke delapan.

Sisa balapan hanya menyaksikan dua pembalap urutan satu dan dua, yang tidak lain adalah si Stoner dan Rossi. Yang pasti semua fans Rossi berharap penuh agar Stoner slip dan terjatuh sebagaimana pengalaman buruk Stoner di musim balap tahun 2008  silam. Biasanya sih Stoner emang suka grogi kalau sudah ditempel ketat ama Rossi, tapi kali ini Stoner mampu mengatasi tekanan Rossi sampai finish dengan selisih waktu 7.7 detik.

Di jajaran podium saat penerimaan piala, Tim Fiat Yamaha sedikit boleh berbangga hati, karena ada dua pembalapnya Rossi dan Lorenzo berkostum biru putih naik ke podium mengapit Casey Stoner yang berkostum Merah Ducati Marlboro.

Lagi-lagi Yamaha mampu mengungguli tim papan atas lainnya, pembalap Colin Edwards bersama Tim Tech-3 Yamaha masuk urutan ke-empat mengungguli pesaing beratnya, yaitu Tim Honda Repsol, Andrea Dovizioso yang berada di urutan ke-lima.

Sedangkan pembalap Alex de Angelis, Honda Gresini masuk finish di urutan ke-enam. Tapi, pembalap Honda Gresini ini ketika berusaha masuk posisi ke-tujuh, ia sempat menyenggol pembalap Dani Pedrosa, Honda Repsol yang baru disalip oleh Chris Vermeulen, Rizla Susuki. Untung saja pembalap Spaniard Pedrosa ini tak terjatuh, tapi hanya oleng seperti pembalap yang lagi ngantuk. Peristiwa ini masih dalam investigasi.

Salut untuk Pedrosa, walaupun start dari urutan ke-14 dengan kondisi tubuh menderita sakit pada pergelangan tangan, tapi ia tetap mampu bertahan dan sampai finish diurutan ke-11. Walaupun ia sempat disenggol oleh Alex de Angelis yang bikin ia nyaris terjatuh.

Chris Vermeulen,  Rizla  Suzuki masuk urutan ke-tujuh memimpin dua pembalap “rookie” yaitu Mika Kallio, dari Tim Ducati Pramac dan juga  Toni Elias dari Tim Honda Gresini.

Sedangkan Randy de Puniet dari Tim Honda LCR berstiker Kelinci Playboy melengkapi akhir balapan pada urutan ke-10.

losail4Dibelakang Pedrosa yang finish  dalam urutan ke-11, masih ada pembalap  Nicky Hayden dari Tim Ducati Marlboro yang mampu menyelesaikan balapan pada urutan ke-12. Nah, untuk Pembalap tua, Sete Gibernau dari Tim Hernando Ducati rasanya ia belum maksimal dan fisnih di urutan ke-13.

Apapun hasilnya, rasanya masih belum gereget. Mungkin para pembalap MotoGP masih belum panas.

1. Casey Stoner Ducati 42m53.984s

2. Valentino Rossi Yamaha + 7.771s

3. Jorge Lorenzo Yamaha + 16.244s

4. Colin Edwards Yamaha + 24.410s

5. Andrea Dovizioso Honda + 27.263s

6. Alex de Angelis Honda + 29.883s

7. Chris Vermeulen Suzuki + 33.627s

8. Mika Kallio Ducati + 34.755s

9. Toni Elias Honda + 39.481s

10. Randy de Puniet Honda + 42.284s

11. Dani Pedrosa Honda + 48.526s

12. Nicky Hayden Ducati + 48.883s

13. Sete Gibernau Ducati + 52.215s

14. Marco Melandri Kawasaki + 56.379s

15. Yuki Takahashi Honda +1m00.286s

16. James Toseland Yamaha +1m14.978s

17. Niccolo Canepa Ducati +1m15.028s

Out of Race: Loris Capirossi Suzuki di lap ke-7

Agenda MotoGP berikutnya, Minggu 26 April 2008 di Motegi Jepang.

The End.

Categories: REPORT
  1. Nug
    April 14, 2009 at 6:56 pm

    Pada prinsipnya tak ada pembalap yang gak ingin menang dalam suatu balapan. Rossi juga terlihat berusaha keras, namun gak berhasil memperkecil jarak dengan Stoner, hingga akhirnya Rossi memilih mengendorkan tekanan. Apakah itu berarti gak maksimal ? Atau dalam bahasa gaul “Udah gue udek2 gak bisa deket juga. Cape’ deh..” Beda lho..🙂

  2. Kakang Ali
    April 15, 2009 at 2:25 pm

    Saya setuju sekali dengan bro Nug, salam kenal bro !

    Terlihat sekali di lap 4 sampe 9 Rossi berusaha sekali, tetapi Stoner kayaknya tetap konsisten menjaga jarak.

  3. jengjengjeng
    April 16, 2009 at 10:55 am

    doi takut kepleset kalee.banyak pasir.apa matanya kelilipan

  4. ferry
    April 16, 2009 at 11:22 am

    Kalo dah pengalaman di MotoGp gitu dah, mending cari aman dulu dari pada maksain belum tentu berhasil, lomba kan baru 1 seri masih puanjang banget seri2 berikutnya.
    Salut ama Rosi

  5. Nug
    April 19, 2009 at 1:29 pm

    Next Race di Motegi Jepang. Stoner diatas Ducati, satu2nya pabrikan Eropa pasti akan digencet habis2an oleh para pembalap lain dan semua pabrikan Jepang yang akan berusaha maksimal dirumah sendiri. Tapi walaupun tidak punya long straight seperti di Qatar, karakter sirkuit ini termasuk sirkuit cepat dan lap record sirkuit ini 1’47.091 dipegang oleh Stoner tahun lalu walaupun racenya dimenangkan oleh Rossi. Teorinya gak akan mudah menjepit Stoner dengan Ducatinya disini (Motegi). So, let see.. Bakalan seru nih..🙂

  6. Nick 69
    April 21, 2009 at 5:17 pm

    Nyantai aja x.
    Lha wong musim lalu di qatar pos 5 bs juara..
    Apalagi ni pos 2.
    Sgala kmgkinan msh bs trjadi.
    Tp aku yakin,rossi jawaranya.
    Palagi yzr m1 udah lbh kenceng dr desmo!
    Week :p :p

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: