Home > REPORT > Peran Komunitas Bagi Fotografer dan Model

Peran Komunitas Bagi Fotografer dan Model


imgp0169Jakarta, 29 Maret 2009. Komunitas Facebook Photography Indonesia baru saja usai bikin gelaran foto hunting yang ke-empat kalinya. Acara foto hunting digelar secara regular setiap bulannya. Waktu event dipilih hari Sabtu di minggu ke-4 tiap bulannya.

Adapun durasi pemotretan antara 3 s/d 4 jam, dan ini sangat tergantung dengan lokasi dan waktu yang telah disepakati.

Untuk gelaran yang ke-empat, di pilih kota Bandung, karena ada beberapa alasan:

Pertama, karena komunitas bermaksud ingin menggandeng dan merapatkan diri dengan model dan para fotografer asal Bandung.

Kedua, karena kejenuhan lokasi yang sebelumnya selalu bikin di Jakarta. Kini Bandung jadi pilihan selain Jakarta. Selain disebut sebagai kota sejuk, Bandung kini juga populer sebagai kota wisata belanja. Maksudnya bisa melahap untuk tiga tujuan, yaitu berlibur, belanja dan motret model .

Ketiga, alasan pemilihan model. Hal ini sekedar ingin mendapatkan karakter yang beda. Kan ada baiknya fotografer perlu juga mengenal lebih jauh beberapa karakter model dari luar kota Jakarta.

Tetapi topik kali ini mengulas tentang apa dan bagaimana peran atau pentingnya kehadiran komunitas “Facebook Photography Indonesia”, khususnya bagi fotografer dan model foto.

imgp0171FOTOGRAFER & MODEL

Mengapa fotografer membutuhkan model sebagai objek foto? Tentu saja jawabannya bisa ditebak sendiri.

Biasanya seorang model adalah sosok yang memiliki badan/tubuh yang ideal, berparas muka cantik, dan  profilnya adalah wanita yang biasa tampil di majalah atau media televisi.

Tapi jangan salah, dalam dunia fotografi yang namanya model tidak semata-mata seorang wanita cantik, tapi ia bisa juga adalah seorang pria, seorang wanita gemuk, wanita kurus, pria tua/muda, anak-anak, dan bahkan juga bayi.

Ketika memotret objek seorang model, ada dua teknik yang biasa dipakai fotografer, yaitu teknik foto close-up atau foto menyeluruh.

Teknik foto close-up adalah, mengambil sudut objek terbatas pada bagian tertentu saja, antara lain memilih bagian wajah, atau bagian wajah dan leher, atau juga bagian wajah hingga dada. Teknik foto menyeluruh sudah jelas maksudnya, adalah mengambil sudut foto secara menyeluruh. Artinya, jika objeknya adalah foto seorang model, maka objek gambarnya menyeluruh mulai dari kaki hingga ke wajah.

Bagaimana mendapatkan hasil foto close up atau menyeluruh yang baik?

Nah, semua ini tergantung dari pada skill menggunakan alat foto. Tentunya, peralatan foto yang baik adalah punya perlengkapan kamera dan lensa yang tepat sesuai objek foto. Setelah itu, memainkan setting-an kamera/lensa sesuai hasil yang diharapkan.

Berikut ini ada beberapa tips dan sharing memilih model foto.

imgp0144PILIHAN MODEL

Sejak berkembangannya era digital yang begitu pesat, kini hampir semua wanita yang merasa dirinya cantik, so pasti ingin tampil menarik dan bisa dilihat oleh banyak orang.

Bagaimana mereka bisa tampil? Tentu saja harus melalui media foto.

Buktinya, lihat saja di internet, dan salah satunya jaringan sosial facebook. Terbukti, hampir semua wanita ingin tampil cantik dan menawan. Bisa kita lihat sendiri album foto profil. Cukup banyak wanita cantik dengan PD-nya memotret dirinya dengan kamera handphone, atau foto melalui tangan sendiri.

Boleh dibilang, era narsisme kini makin populer dan ini pun bisa dimaklumi.

Beruntung buat model pemula, apabila disentuh oleh fotografer, maka mereka akan mendapatkan hasil foto yang eksklusive dari kamera canggih. Efeknya, bisa dilihat sendiri di album foto model atau pemilik profil, yang mana koleksi foto-foto model akan semakin bagus dan semakin disukai oleh pengunjung internet.

Foto yang bagus biasanya dijadikan sebagai foto profil/avatar. Mulai dari sini,  popularitas model bisa jadi berkembang dan semakin dikenal orang luar.

Disisi lain, bagi fotografer sekalipun fotografer pemula, mereka kini makin mudah memilih dan menghubungi langsung para calon modelnya. Boleh dibilang, fotografer tidak perlu lagi berurusan dengan pihak model agency, kalau memang fotografer berkomunikasi dengan model yang di inginkan.

Namun, jangan heran jika ada beberapa model senior (kawakan), biasanya lebih suka mengatur agenda/jadwal melalui manager-nya. Maksudnya, fotografer harus membuat deal dengan manager-nya. Bagi fotografer kawakan, jika manager model tersebut reseh, maka biasanya model tadi di-skip (dilewatkan).

Ketika model sudah bisa dihubungi, maka selanjutnya tinggal bagaimana sang fotografer membuat janji, menentukan waktu, dan menetapkan tema pemotretan yang di-inginkan.

Walaupun sudah ada kemudahan melalui media facebook, tapi tak semua fotografer bisa menghubungi calon model dengan mulus. Kadang bisa stress sendiri jika ada penolakan, kenapa? Karena fotografer yang belum dikenal oleh calon model sering kali ditolak oleh model itu sendiri.

Kan model juga tidak mau sembarangan menerima ajakan atau undangan event pemotretan? Apalagi jika yang ngajak tidak dikenal dan belum punya pengalaman. Model kini lebih selektif dan punya hak untuk menolak atau menunda, serta melihat situasi yang tepat.

imgp0128MENGATASI PENOLAKAN

Ada beberapa penolakan halus dari model ketika fotografer ingin mengajak calon model tersebut, antara lain karena fotografer belum dikenal, waktu tidak tepat, tema pemotretan tidak sesuai, lokasi jauh, dan bisa jadi komunikasi tidak nyambung, dimana fotografer kurang profesional ketika ia mengajukan permohonan dengan model yang dituju.

Bagaimana mengatasi penolakan? Mau terus? Mau coba lagi? Bagaimana jika tetap ditolak?

Yang paling gampang adalah tahu beres saja. Maka disinilah peran sebuah komunitas atau EO  acara pemotretan perlu dihadirkan.

Komunitas “Facebook Photography Indonesia” secara konsisten menggelar acara pemotretan setiap bulannya. Kelebihan komunitas ini adalah mempertemukan para fotografer untuk bertemu langsung dengan modelnya melalui sebuah acara photo hunting.

Pilihan model, pilihan tema dan pilihan lokasi akan disesuaikan dan di atur secara bergantian. Dengan cara ini memungkinkan gelaran pemotretan akan selalu menghadirkan suasana baru.

Bagi mereka yang sudah jadi member “Facebook Photography Indonesia”, pastinya mereka mendaptakan informasi atau undangan pemotretan model. Menu up-coming events di dalam group “Facebook Photography Indonesia” adalah tempat untuk mereka yang ingin tahu event atau agenda berikutnya. Sangat mudah, hanya klik doang!

Yang lebih menarik, ketika para fotografer sudah hadir dilokasi, maka mereka akan langsung bisa berkenalan dengan foto modelnya. Mereka bisa langsung berkomunikasi tanpa dibatasi atau dihalangi oleh pihak panitia acara. Bebas asalkan tertib.

Ingin mendapatkan nomor hp modelnya? Mau bikin pemotretan sendiri atau mau bikin dengan grup sendiri? Silahkan saja mengatur sendiri, apa dan bagaimana serta pilihan waktu dan lokasinya. Beruntung jika hal ini bisa dibicarakan dengan model yang bersangkutan.

imgp0187PERAN KOMUNITAS

Fotografer masih malu-malu untuk memulai?

Maka disinilah peran komunitas untuk mencairkan suasana dan membuat pertemanan antara fotografer dan model makin lancar. Yang pasti, jika semula suasana masih kaku dan belum biasa, maka nantinya suasana akan menjadi fleksible dan terbiasa.

Demikian pula bagi model pendatang baru, bagi yang belum terbiasa pasang aksi di depan kamera atau pemotretan, biasanya para fotografer maupun panitia acara akan memberikan petunjuk (arahan) bagi model bagaimana berekspresi maupun posisi yang diinginkan oleh fotografer. Asalkan model tidak malu-malu dan bersedia berkomunikasi, maka semuanya dijamin akan lancar.

Hal yang perlu dingat, bahwa sepanjang pihak model open and wellcome, dan sudah memberikan nomor hp-nya, maka disini pihak fotografer sudah mendapatkan green-light untuk mengadakan sesi pemotretan berikutnya. Mau jalan sendiri silahkan, atau mau mengajak komunitas juga boleh.

Sekali lagi, peran EO dari komunitas “Facebook Photography Indonesia” tidak lebih hanya sekedar mempertemukan atau mengkrabkan pertemanan antara pihak model foto dengan para fotografer yang selalu dihadiri antara 20 s/d 40 fotografer.

Jadi, bisa dibayangkan berapa banyak jumlah foto seorang model yang bakal dihasilkan dari sebuah event yang berdurasi antara 3 s/d 4  jam tersebut? Tentu saja, hal ini bakal menguntungkan bagi model yang ingin berkembang atau ingin populer. Wajah model pastinya akan di tag di facebook.

imgp0157ANTI PORNOGRAFI

Memang ada kalanya ditemukan ada beberapa fotografer yang suka nakal, atau iseng meminta model sampai buka-bukaan.

Tapi, panitia dan semua anggota komunitas memiliki batasan sampai dimana objek yang pantas untuk difoto. Yang pasti objek pemotretan model senantiasa ikut norma-norma yang ada, serta mentaati peraturan  pemerintah tentang UU Anti Pornografi.

Semua ingin berkembang, semua ingin maju, semua ingin dikenal. Semua orang pun ingin prosesnya cepat, mudah dan praktis. Tetapi, untuk menuju kearah sana tetap mengikuti aturan main, khususnya UU yang berlaku. Jangan sampai makin “terbuka”, dan akhirnya berurusan dengan pihak berwajib.

Menutup artikel ini, bahwa komunitas “Facebook Photography Indonesia” akan terus konsisten membuat acara pemotretan model secara reguler dan profesional. Setidaknya, para peserta fotografer dan model akan semakin betah untuk mengikuti setiap acara yang bakal digelar.

Semoga saja, model yang pernah ikut komunitas “Facebook Photography Indonesia”, maupun fotografer yang pernah hadir bisa mewujudkan sesuatu yang lebih baik.  Paling tidak, karya cipta & seni photography Indonesia semakin maju di mata dunia. Semoga.

Penulis adalah Creator Group “Facebook Photography Indonesia”. Anggota group sudah mencapai 1,000 orang lebih, dan siapa saja boleh bergabung (open group).

bandung1

Categories: REPORT
  1. piss rider
    March 30, 2009 at 4:06 pm

    koq ga ada hasil fotonya bro?
    sebenernya Bro Stephen biker apa bukan sih…
    apa Bro Stephen multitalent?? apa aja bisa?

  2. March 30, 2009 at 6:18 pm

    @piss rider,
    hehehe.. multiguna kale.. biasalah
    hasil foto pasti ada, sabar ya..🙂

  3. Rischi/HTML
    March 30, 2009 at 7:06 pm

    hehe…….fotonya jangan lupa ye…..yg panas2…

  4. April 1, 2009 at 5:58 pm

    wuuuaaaa….
    ada orang foto orang aneh lagi membujuk model…
    wua ha ha…
    good article om stephen!
    terutama pada bagian soal mengatasi penolakan dan peran komunitas. helpful!

  5. Dondee
    April 3, 2009 at 2:01 pm

    nice artikel..mudah2an bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.
    @mat
    kayaknya agent modelnya ya itu..?

  6. April 15, 2009 at 5:36 pm

    Add aq donk
    Sukseskan program nge-add 10.000 facebook dalam waktu 3hari
    Deadline 17 April

  7. April 15, 2009 at 5:37 pm

    Add fb ku dunk
    Sukseskan program nge-add 10.000 sahabatku
    Dukung terus y?

  8. robin preuniv
    July 7, 2009 at 6:21 pm

    wah………bagus tuh buat yang awam,yang tidak mengenal photography
    untuk belajar n cayoo….

  9. Abi
    July 29, 2009 at 6:17 pm

    Wah seru nih & berguna bgt bagi pemula seperti aku… txs bgt nih om… salam kenal deh & boleh ikutan kan?…

  10. July 29, 2009 at 7:02 pm

    ya dah pasti boleh.. wellcome to the club!

  11. daus
    July 29, 2009 at 8:26 pm

    wow.. foto keren.. sy anak tunarungu.. Ia br belajar fotografi d kul.. boleh ikut gabung buat belajar?? salam kenal.. thx..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: