Home > REPORT > AHM Open House: Tips Safety Riding

AHM Open House: Tips Safety Riding

February 22, 2009 Leave a comment Go to comments

img_0029Jakarta, 22 Februari 2009. Ini menyambung beberapa tulisan tentang kunjungan para blogger ke pabrik PT Astra Honda Motor (AHM) dengan tajuk “AHM Open House: Get Insight With Blogger” pada hari Sabtu 14 Februari 2009 yang lalu.

Ternyata masih ada satu ulasan yang perlu disimak, yaitu tentang “Safety Riding”.

Usai rehat makan siang yang begitu nikmat yang di siapkan oleh PT AHM (untuk cerita sebelumnya baca dulu artikel ini), para blogger kembali masuk ke ruangan auditorium untuk mendengarkan beberapa petunjuk atau tips mengenai “Safety Riding atau Keselamatan Berkendara.”

Sebagaimana kita ketahui bahwa gaung “Safety Riding” atau “Keselamatan Berkendara’ sedang bergaung di kalangan bikers dan pengguna sepeda motor pada umumnya di Indonesia. Bahkan pihak AISI pada pameran JMCS 2008 yang lalu juga mengangkat tema dengan tajuk ‘Safety Riding’.

Konon, AHM mengangkat ‘Safety Riding’ ini sudah dimulai sejak tahun 2002. Informasinya jika AHM pada saat ini telah memiliki banyak instruktur yang handal dari setiap dealer Honda yang siap memberikan penyuluhan dan pembinaan tentang “Safety Riding” kepada para konsumennya.

Pada prinsipnya materi ‘Safety Riding’ adalah sesuai dengan brosur ‘Keselamatan Berkendara’ yang diperoleh oleh setiap konsumen Honda ketika mereka menerima unit motor baru Honda.

Tapi, yang menjadi pertanyaan: apakah setiap konsumen/masyarakat sudah menyimak dengan baik tentang materi atau informasi yang ada di dalam brosur tersebut?

img_00021Inilah masalah utamanya. Kebanyakan konsumen atau pemakai motor sudah merasa ‘lebih tau’ bagaimana naik motor, tetapi bukan mengetahui naik motor yang aman.

Sikap dan perilaku konsumen yang ‘sok tau’ dan tidak mau belajar dengan benar akhirnya menjadikan problema etika berkendara.

Apalagi, kebanyakan para pemilik SIM motor masuk dalam kategori ‘SIM nembak’ alias tidak pernah mengikuti tes teori, dan tes praktek saat calon pemilik SIM sedang mengurus perijinan SIM di beberapa kantor kepolisian.

“Pokoknya naik motor gampang, kan seperti naik sepeda saja”,ย  kira-kira seperti itulah gambaran sikap dan perilaku masyarakat para pengendara motor di negara Indonesia saat iniย  yang begitu ‘menggampangkan’ masalah naik motor pada akhirnya dapat mengancam hidupnya sendiri.

Kriteria ‘Safety Riding atau Keselamatan Berkendara’ sebenarnya lebih kepada ‘perilaku individu’ pengendara motor itu sendiri.

Secara kasar, otak yang harus bekerja untuk mengendalikan perilaku pengendara motor, apakah dia mau pelan, tertib, sabar, hati-hati, taat pada peraturan lalu-lintas dan sebagainya.

Oleh karena itu, masyarakat luas seringkali mencap buruk kepada para pengendara motor yang konon memang ‘tidak pakai otak’ saat berkendara, karena memang demikian fakta yang ditemukan dijalan, lalu-lintas makin kacau-balau karena ulah pengendara motor yang tidak disiplin.

Itulah fenomena yang berkembang, khususnya di Ibukota DKI Jakarta dan kota-kota besar lainnya dimana kita bisa menyaksikan sendiri bagaimana lalu-lintas kini makin menjadi-jadi dan makin semrawut.

Nah, mulai saat ini khususnya mereka para pengendara motor untuk lebih pintar atau waspada, karena tingkat kematian menggunakan sepeda motor semakin meningkat.

Marilah kita mempergunakan otak sebaik-baiknya untuk merubah kebiasaan buruk yang sudah makin parah ini. Dibawah ini adalah beberapa kumpulan artikel yang diberikan PT AHM saat berlangsung sesi ‘Safety Riding.’

Gambar-gambar ini sekedar mengingatkan kembali bahwa para pengendara motor kudu wajib memperhatikan masalah ‘Safety Riding atau Keselamatan Berkendara’.

Hal ini semata-mata demi keselamatan dan kenyamanan berkendara. Bukankah keluarga mengingingkan kita panjang umur?

The End.

Categories: REPORT
  1. Palupi_inc
    February 22, 2009 at 11:31 pm

    Manstab om liputan kunjunganya… Btw yang twister 250 cc nonggol & di tes ride gak
    tetep menunggu Twister 250 kayak yang di negeri latin sampe bangkotan

  2. February 23, 2009 at 6:40 am

    @Palupi, waktu sesi tanya-jawab sempat ditanyakan apakah AHM akan memproduksi 250 cc? Dijawab, sedang dihitung.

  3. February 23, 2009 at 10:55 am

    Ketika syarat ‘safety riding’ telah dipenuhi .. helmet, gloves, jaket, shoes, mari praktekkan sikap ‘defensive riding’ karena bagaimanapun jika pengendara sudah masuk ke jalan raya itu sudah bukan sebuah tempat yang ‘safe’. Perhitungkan dengan baik segala macam resiko melalui risk management.

    TFS bro Stephen

    Rgds.

    http://www.jddc-online.co.cc

  4. Sonayyy
    February 23, 2009 at 5:15 pm

    Mantap Bro.. ulasannya lain dari yang lain..niy dia banyak ilmu dan manfaatnya..

  5. February 23, 2009 at 6:34 pm

    TFS om Stephen…
    ๐Ÿ˜€

  6. palupi_inc
    March 4, 2009 at 4:26 pm

    hmmm sedang dihitung yah omm… kyanya AHM sedang menghitung ramalan/kemungkinan sampai mana kuota penjualan berbanding dengan investasi R&D dan provit untuk market 250 cc yah om….

  7. HensDian
    March 6, 2009 at 5:25 am

    Salam kenal, saya barusan beli ninja 250R, dimana sebelumnya 15tahun yang lalu memakai motor bebek belum pernah sekalipun memakai motor laki atau ber kopling, nah saya sebentar sudah bisa memakainya, cuma banyak sekali kendala yang guwa hadapi hingga sedikit kecewa terlanjur membeli ninja 250R akibat pemakaian yang tdk lancar sbb:

    1. Sesudah beli 3bulan lalu jarang dipakai dan dipanasi cuma kala senggang, berhubung kesibukan waktu, apakah ini berpengaruh?

    2. Masih grogi memakai, membayakangkan besarnya motor tersebut sudah agak grogi mau keluar dijalan yang tdk begitu rame, ada solusi?

    3. Pernah waktu naik pas diperempatan didepan ada mobil yang sudah sen kiri tapi ga belok belok, gw lihat sopirnya liat motor gw, nah gw grogi lalu refleks tangan kanan pas pegang kopling setengah guwa lepas, maksudnya nyuruh belok mobilnya eh langsung mesin mati seg gw terdorong kedepan dan stang mlorot body hampir jatuh kekanan, untung tangan pas pegang gas sekalian rem depan, hampir jatuh gw tergopoh naikan posisi berdiri (untung pas tdk rame dan pelan) ada anjurang utk ini?

    4. Seringnya pas di perempatan lampu merah berhenti, nah guwa lupa gigi berapa dan kebiasaan gw netralkan gigi dulu lalu gigi 1, tapi pas gw gas ngga jalan dan pernah gw gas malah mesin mati mendadak, apakah kesalahan gigi/kopling atau mesin kurang pana?

    5. Terakhir gw rasakan perpindahan gigi agak kasar ampe bunyi padahal sebelumnya tidak, dan saat itu malam pas gw mindah gigi terlihat lampu netral berkedip nyala hijau saat perpindahan gigi, apakah ini trouble atau biasa sebab kata temen yang uda pengalaman katanya faktor ini disebabkan motor kurang dipanasi dan jarang dipakai, kira kira menurut rekan rekan disini bagaimana?

    6. Bagaimana berkedara yang aman dengan ninja 250R ini, juga contoh perpindahan gigi jika pas di perempatan, jalan menanjak, jalam turun, belokan dll, berhubung 3hari lagi diajak rekan2x touring ke puncak, apakah saran rekan2x disini.

    7. Cara kopling open gas, perpindahan kopling gigi gas keselarasan, agar mesin tdk berhenti mendadak, berbocengan yg aman, menyalip, cara aman berkendara dijalanan turun, basah, jalanan padat dan dalam kota, luar kota, pegunungan dll

    Mohon pencerahan dan terima kasih sebelumnya, saya berharap mendapat jawaban diatas dan syukur ditambah safety riding ninja 250R mohon diemail saya ya, sukses sehat selalu buat rekan disini semua, salam

    hens.dian@yahoo.com

  8. March 7, 2009 at 10:15 pm

    @palupi_inc,
    betul AHM lagi ngitung.. jadi atau gak-nya juga belum tau.. namanya juga usaha.. biaya, profit, penjualan, dan aspek bisnis lainnya yg jadi perhitungan..๐Ÿ™‚

  9. March 7, 2009 at 10:27 pm

    @HensDian,
    Yg ini gak usah di bahas lebih lanjut disini ya..
    soalnya ini tidak terkait dengan artikel Tips Safety Riding.
    Saya sarankan bro HensDian gabung dengan Komunitas Ninja250R a.l.:

    http://www.ninja250r-community.com
    Blog Taufik Ninja250R

  10. palupi_inc
    March 8, 2009 at 10:13 am

    @HensDian haahaahaa ada yang nyasar nih omm

  11. allan_jsl
    March 8, 2009 at 7:11 pm

    ~Safety First~

    mulai dari jalan raya sampe depan rumah selalu safety ride…..
    sbnranya virus safety riding mulai dari kapan nyebar di indonesia..terutama buat biker???
    dlu prnah ikut seminar safety riding yg diadain oleh pabrikan rokok yg merk U,…lumayan sempet tau teknis” berkendaraan yg safety n pernah knalan sama joel deska….tapi sampe kapan safety riding digalakan klo dijalan pake hukum rimba..belok nyalain sein ketika sampe belokan bukannya jauh, pake helm cma di jalan raya doank…coz pernah kejadian waktu pulang dari rumah temen pas masuk kekomplek rumah ku diserempet dari blakang dah ga pke helm cewek masih umur sma kls 2an…untung aja dia ga jatuh ke selikan yg gede coba klo sampe masuk selokan ga pke helm..bsa” berabe alamat gagar otak…klo ga bocor

    mau dimana ja yg penting safety riding biar dijalan selamat n enak dipandang orang …..

  12. March 28, 2009 at 10:36 pm

    wah bermanfaat juga nih buat sosialisasi. tapi yang sangat disayangkan adalah infrastruktur yang ada di jalan raya kurang memadai ( rambu yang kadang2 tertutup pohon, trotoar yang dipenuhi pedagang dan banyak lagi) gimana kita bisa maksimal safety ridingnya ! tapi yang penting kita jadi aware dulu deh.

    tks

  13. March 29, 2009 at 6:40 pm

    @akaparang,
    Setuju! Dibutuhkan kerjasama dengan pihak DLLAJR dan Kepolisian tentang Safety Riding

  14. dinda
    July 21, 2009 at 11:38 am

    Honda kan udah sering banget ya mempublikasikan tentang safety riding, pernah juga dinda dengar on line di radio dengan pihak kepolisian, tapi kenapa ya, setiap di jalan tetap aja menyeramkan, banyak yang egois, gak perduli dengan pengendara yg lain, jangankan jaga jarak dengan kendaraan kita, malah seolah-olah kita pengen ditabrak sama dia. Yang berani kebut-kebutan, maka dialah yg menguasai jalan. Sosialisasi yg tepat sasaran sebenarnya gimana sih mas stephen?

  15. September 8, 2009 at 12:59 am

    bang… yang nomor 9 gak ada ya???

  16. September 9, 2009 at 11:16 am

    maksudnya? *sambil garuk2 kepala..๐Ÿ™‚

  17. Adi Luhung
    September 21, 2009 at 12:27 pm

    Ahm cm bisanya bikin safety riding aja nih.kpn bikin motor yg dimaui oleh masyarakat kt?kt johannes loman,mau mengikuti permintaan masyrakat,tp apa yg terjdi?mendingan srh jonfis fandy aja yg atur.

  18. angga prasetya
    September 23, 2009 at 6:29 pm

    Terima kasih,, artikel ini sangat bermanfaat,,

  1. February 23, 2009 at 5:31 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: