Home > REPORT > Facebook: Like or Dislike, You Will Be There!

Facebook: Like or Dislike, You Will Be There!

January 12, 2009 Leave a comment Go to comments

picture1Jakarta, 12 Januari 2009. Boleh percaya atau tidak. Setiap bertemu dengan teman dalam sebuah komunitas, biasanya akan terjadi acara berfoto-foto.

Nah, setelah itu akan terlontar kata-kata yang sering bikin orang tertawa geli diantara sesama teman yaitu “facebook” dan “tag-facebook”.

Bagi yang sudah familiar dengan facebook, entah itu tua atau muda, laki atau perempuan untuk acara berfoto sudah menjadi hal yang biasa. Bahkan beberapa diantara teman ada yang terang-terangan minta di foto dan minta cepat-cepat dimasukin ke dalam album facebook.

Awalnya pelaku facebook adalah orang kantoran, tapi belakangan ini sudah menyentuh semua lapisan masyarakat, mulai dari ibu rumah tangga, pensiunan, anak-anak remaja, selebritis, komunitas, organisasi, wiraswasta, caleg dan lain-lainnya.

Inilah fenomena era-digital yang kini kian makin meluas khususnya bagi mereka yang sudah paham dengan komputer, internet, photo digital, dan juga mobile-phone yang kini sudah bisa diakses dengan internet.

fpi-agung-img_4382Kisah facebook sebetulnya tidak lebih sama dengan sejarah kehadiran ‘e-mail address‘ di waktu dulu, didahului oleh orang kantoran tapi kini pemilik  ‘e-mail address‘ sudah meluas dan dimiliki oleh setiap orang.

Pada saat ini, masih saja ada orang atau teman yang belum bergabung atau berminat dengan facebook. Kalau ini mau ditelusuri, mereka bukannya gaptek (=gagap teknologi), tapi lebih cenderung ‘ja-im (=jaga image).🙂

Hari gene masih ‘ja-im? Like or dislike, soon you will be there!

Suka atau tidak suka dengan facebook, coba perhatikan ketika kita masuk kedalam acara komunitas yang mana teman-teman sedang berkumpul, maka peran foto digital atau camera handphone akan sangat memegang peran penting meramaikan acara pertemuan, apalagi dikala ajang reuni dan kumpulan orang-orang lama rasanya aksi berfoto ria adalah bagian yang tidak pernah dilupakan.

Sejalan dengan waktu, serta banyaknya acara-acara yang digelar, maka makin banyak pula acara-acara yang bisa direkam dengan foto. Belum lagi acara-acara pribadi atau juga  foto-foto sendiri yang sering disebut dengan ‘narsisme’, akan makin menambah album foto facebook bagi orang tersebut.

Bagaimana dengan jumlah friends?

Otomatis ini juga akan makin bertambah. Semula hanya melakukan ‘add’ untuk teman dekat, namun kemudian ‘add’ lagi untuk keluarga atau family, kemudian ‘add’ lagi untuk teman-teman di komunitas.

Pada akhirnya menu ‘add friends’ sepertinya kebobolan kalau pihak yang di ‘add’ selalu memberikan respon ‘confirm’. Tak dipungkiri kalau makin banyak friends rasanya akan makin asyik juga. Semakin banyak teman akan makin banyak pula agenda dan aktifitas yang bisa diikuti. Tinggal pilih dan disesuaikan dengan waktu/tempatnya.

Bagaimana dengan menu ‘ignore request friends’ atau menolak? Hal ini bisa saja dilakukan kalau kita tidak mengenali orang yang melakukan ‘add’, tapi masalahnya bagaimana kalau ia yang kenal dengan kita? Nah, belum lagi kalau ada teman yang memberikan ‘suggestion friends’? Mau ditolak juga?

Bukankan hidup kita cuma satu kali? Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah bersosialisasi, berteman, menambah relasi, membuka network (jaringan) dan bukan untuk mencari musuh?

Mungkin pengecualian untuk mereka yang lagi ada masalah dengan kriminal atau ‘berurusan’ dengan pihak-pihak tertentu. Maka sudah tentu facebook bukanlah tempat yang tepat untuk mereka berosialisasi. Di facebook Anda begitu sangat mudah dicari dan dikenali indentitasnya!

Inilah perkembangan teknologi facebook, masalah kenal atau tidak kenal itu bukan urusan. Yang penting sejauh facebook memberikan fasilitas yang terbaik, kenapa ini tidak di maximumkan?

Pun rasanya sudah biasa bagi yang sudah menjadi anggota di berbagai komunitas yang ada di facebook, siapa saja bisa di ‘add’ karena begitu ada acara pertemuan kopdar (kopi darat) maka perkenalan tidak dapat terelakkan.

Demikian pula menu ‘invitation group’ dari berbagai komunitas yang bisa memperbanyak ‘friends’ dari mana saja. Saling ‘add to add’ serta ‘confim to confirm’ akan makin mempercepat penambahan jumlah friends.

Memang sih, awalnya jumlah friends cuma puluhan, kemudian naik jadi ratusan dan kalau makin banyak bisa sampe ribuan. Itulah gambaran singkat tentang facebook.

picture2

Untuk menambah referensi, dibawah ini ada sebuah tulisan yang saya kutip dari harian Kompas, Kamis, 18 September 2008 ditulis oleh R Adhi Kusumaputra:

Facebook atau fesbuk kini menjadi salah satu kosakata penting dalam pergaulan sosial di tingkat global. Kalangan profesional, pengusaha, politisi, selebriti, mahasiswa, siswa sekolah, dan ibu rumah tangga di banyak negara di dunia, termasuk di Indonesia, kini memiliki jejaring sosial facebook.

Sampai akhir Agustus 2008, pengguna facebook di seluruh dunia tercatat 100 juta. Catatan comScore menunjukkan, pengunjung facebook pada Juni 2008 mencapai 132,1 juta, lebih tinggi dibandingkan pengunjung jejaring sosial lainnya, MySpace, yang tercatat 117,6 juta.

Selain menjadi sarana pergaulan dunia maya, facebook juga dimanfaatkan sebagai wahana berbagi informasi tentang beragam kegiatan dan alat promosi produk. Anggota facebook tak sekadar mencari sahabat, tetapi juga dapat menulis catatan dan meng-upload foto-foto, yang dapat dibaca dan dilihat para sahabat.

Politisi memanfaatkan facebook sebagai sarana untuk menarik pendukung dan menjadi salah satu alat kampanye.

Kandidat Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, salah satu contoh politisi yang sukses memanfaatkan facebook. Salah satu faktor keunggulan Obama atas Hillary Clinton untuk memperoleh kursi dan maju sebagai calon Partai Demokrat adalah kejelian tim suksesnya memanfaatkan jejaring sosial facebook.

Belajar dari kesuksesan Barack Obama, kini banyak politisi Indonesia bergabung masuk facebook untuk mendekatkan diri dengan para pendukung. Wiranto, Akbar Tandjung, Soetrisno Bachir, Hidayat Nur Wahid, Zulkieflimansyah, Ferry M Baldan, dan banyak lagi.

Banyak selebriti, artis, dan musisi yang bergabung dalam facebook, selain untuk menjaga komunikasi dengan para penggemar, juga sarana efektif untuk informasi acara. Event organizer (EO) mempromosikan kegiatan lewat facebook dengan mengundang sebanyak-banyaknya orang untuk datang. Facebook langsung menuju sasaran.

Melalui facebook, kita juga dapat menemukan sahabat lama saat bersama duduk di bangku SD, SMP, SMA, sampai saat kuliah di bangku perguruan tinggi. Arief Suditomo, misalnya, mengungkapkan, dia ”bertemu” dengan kawan lamanya di SD lewat facebook setelah bertahun-tahun tidak berjumpa.

Ini tidak heran karena pengguna facebook dapat mencari teman dari nama sekolah, nama kota, nama perusahaan tempat bekerja, nama sekolah, dan nama negara. Data-data pribadi, seperti riwayat hidup, pekerjaan, hobi, buku yang disukai, serta film dan musik yang digemari, dapat dilacak dari facebook. Lengkapnya data pribadi pengguna facebook dimanfaatkan pula oleh sejumlah perusahaan untuk mencari staf yang layak.

Di facebook, siapa saja dapat menciptakan grup apa saja dan mengajak anggota facebook menjadi bagian dari grup tersebut. Kalangan profesional yang bergerak dalam bidang public relations (PR) acap kali memanfaatkan facebook sebagai sarana informasi yang efektif. Informasi acara dan kegiatan, baik nonkomersial maupun yang komersial, dapat ditemukan di sini.

Kemajuan teknologi telah mengubah kebiasaan sehari-hari. Saat bangun pagi, kita sudah sibuk mengecek surat-surat elektronik yang masuk lewat ponsel pintar dan memperbarui status facebook sambil membaca informasi terbaru. Bahkan, pemegang BlackBerry, iPhone, dan ponsel pintar lainnya dapat mengecek setiap saat, kapan pun dan di mana pun.

Ungguli flickr

Jumlah orang yang bergabung dalam jejaring sosial facebook di dunia memang meningkat tajam. Alexa, situs pencatat ranking dan perekam lalu lintas internet global, menyebutkan, dalam satu tahun terakhir (September 2006-September 2007), peringkat facebook naik dari posisi ke-60 ke posisi ketujuh situs paling banyak dikunjungi di dunia. Pada Agustus 2008, posisi facebook di peringkat kelima.

Di Amerika Serikat, facebook menjadi situs nomor satu untuk foto dengan 14 juta foto yang di-upload setiap hari (data sampai Juli 2008). Ini berarti facebook mengungguli situs foto terkemuka milik Yahoo!, yaitu flickr.

Salah satu aplikasi yang populer di facebook adalah aplikasi foto, di mana pengguna dapat meng-upload album dan foto-foto. Yang menarik, facebook mengizinkan pengguna mengirim foto tanpa batas.

Dibandingkan dengan situs foto flickr dan photobucket, layanan facebook ini sangat memikat. Kelebihan lainnya, pengguna facebook dapat memberi label nama (tag) pada foto yang di-upload.

Facebook memperbolehkan pengguna menulis di situs ini setelah facebook Notes dirilis 22 Agustus 2006. Pengguna dapat mengimpor tulisan dari blog-blog LiveJournal, Blogger, Xanga, dan blog lainnya. Pada 7 April 2008, pengguna facebook dapat berkomunikasi chatting dengan sesama teman yang sedang on-line.

Desain baru facebook yang diperkenalkan sejak 20 Juli 2008 dan mulai 3 Agustus 2008, semua pengguna facebook menikmati desain wajah baru.

Capai 100 juta

Pendiri dan CEO facebook, Mark Zuckerberg, dalam blog facebook 26 Agustus 2008 mengumumkan, jumlah pengguna facebook sudah mencapai 100 juta. Mark menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan berusaha melakukan yang terbaik bagi pengguna facebook.

Sejak diluncurkan 4 Februari 2004, jejaring sosial facebook sudah memikat hati penggunanya. Mark Zuckerberg menciptakan facebook ketika masih menjadi mahasiswa di Universitas Harvard. Saat itu facebook dibuat terbatas untuk mahasiswa Harvard. Maret 2004, facebook diperluas ke Stanford, Columbia, dan Yale.

Kemudian diperluas ke semua sekolah dan universitas yang masuk dalam Ivy League dan universitas-universitas di Kanada dan Amerika Serikat. Juni 2004, facebook memindahkan markasnya ke Palo Alto, California, AS, dan kini memiliki 500 karyawan.

Setelah menciptakan versi SMA pada September 2005, Zuckerberg memperluas jaringan facebook ke para pegawai sejumlah perusahaan, seperti Apple Inc dan Microsoft.

Masa keemasan facebook dimulai setelah pada 26 September 2006, jejaring sosial ini dibuka untuk siapa saja yang memiliki e-mail yang valid. Sampai September 2008, facebook tersedia pada lebih dari 20 bahasa.

Yang menarik, facebook dilirik banyak perusahaan besar, seperti News Corp, Yahoo!, dan Google, tetapi Zuckerberg menyatakan, facebook tetap independen dan dia tidak menjual perusahaan yang mengandalkan iklan banner itu kepada pihak lain.

Nah, Anda sudah bergabung dalam facebook?

Categories: REPORT
  1. allan
    January 12, 2009 at 2:53 pm

    situs pertemanan yag lagi populer sekarang ya Facebook….mungkin yg punya profile di Fs pindah semua….ha…ha…ha

  2. January 12, 2009 at 3:05 pm

    @allan,
    bisa jadi FB bakal menggeser yang sudah2..🙂

  3. January 12, 2009 at 6:36 pm

    yep, awalnya gw gak mau ikutan Facebook atau semacemnya (Friendster, dll) tapi ketemu sodara/teman yg sudah lama gak ketemu/berlokasi sangat jauh, mereka pgn tau & liat keadaan kita skrg….. tentunya via facebook-lah, moda yg gratis & mudah diakses….

    setelah punya account facebook, jadi doyan add friends, baik yg sudah dikenal maupun yg diusulkan teman” laennya….

    tapi tetep khawatir soal privacy…. awalnya detail pekerjaan/keluarga/foto” dll gak ditempatkan di Facebook tapi krn para ‘friends’ minta, ya apa boleh buat…..

  4. January 14, 2009 at 6:56 am

    @allan,
    Setahu saya FS masih disukai oleh anak2 remaja (ABG), sedangkan FB pas buat yg non-remaja.
    Kalo di FB masih ada pake nama samaran, indetitas disembunyikan, pastinya bakal di-ignore..🙂

  5. Indra
    January 17, 2009 at 1:52 pm

    Pernah punya pengalaman ga enak karena Facebook alias fesbuk alias fb.
    Menurut saya pribadi, fasilitas ini bisa memicu terjadinya perselingkuhan.
    Ini saya alami sendiri di penghujung tahun 2008.
    Karena biodata yang relatif ‘terbuka’ ditambah juga bisa ‘curhat colongan’ dapat di salah gunakan dan di interpretasikan berbeda.
    Kembali lagi ke personal masing, tapi benar bro Stephen ‘like or dislike, you’ll be there’.
    Karena sejak 2 minggu kebelakang, akhirnya saya yang kecanduan fesbuk ;P

  6. gary
    January 27, 2009 at 1:42 pm

    Oom Stephen,

    Kyknya dr foto2 diatas banyak cewenya juga nih….hihihihi….just kidding…:D

  7. January 27, 2009 at 4:38 pm

    @gary,
    masa sih?! enjoy aja bro..🙂

  8. pey
    January 30, 2009 at 5:17 pm

    weleehhh om stephen di fotonya ada foto profile saya pas naek motor…
    thanks ya om

  9. February 7, 2009 at 6:36 am

    yap betul FS banyak identitas palsu . . . ogah dah😛

    facebook gw : http://www.facebook.com/people/Taufik-Hidayat/1004718865

    ayoo jangan Jaim😆

  10. Balqi
    February 7, 2009 at 1:11 pm

    emang bener dah…..

    [‘like or dislike, you’ll be there’] pastinya akan menuju kesana.
    walaupun ada gonjang-ganjing kalo FB itu dipake sama sebuah negara untuk biaya perang
    tapi tetap jalan yah…

    Setuju juga sama om taufik, di FS terlalu banyak profile palsu dan bahkan profile virus.
    sedangkan tuk FB, may be about 80% used their own profile and real name…..

  11. rita
    February 20, 2009 at 11:29 pm

    Epen …
    makin indah aja tulisan mu …good luck

  12. February 21, 2009 at 9:48 pm

    @Rita, terima kasih. Langsung aja gabung di facebook.

  13. Johan Winardy
    August 17, 2009 at 12:55 pm

    Tolonggggggggg….. teman-teman yang tahu email address Mr. Mark Elliot Zuckenberg owner facebook, email saya dong.
    Terimakasih sebelumnya…

  1. February 28, 2009 at 7:24 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: