Home > REPORT > Bro Rigen Mandegani: The Owner Honda Tiger For 3 Times!

Bro Rigen Mandegani: The Owner Honda Tiger For 3 Times!


p1010009Jakarta, 8 Januari 2009. Tak sengaja sewaktu mengamati parkiran motor di Gedung Summitmas Jl. Jend. Sudirman tampak dua unit motor “New Honda Tiger Revolution” yang lagi parkir secara berdampingan.

Teringat saat PT Astra Honda Motor (AHM) baru meluncurkan  New Honda Tiger Revo bulan November 2008 silam, waktu itu sempat bikin heboh. Banyak kritikan pedas!

Kini motor tersebut faktanya mulai beredar ditengah keramaian motor-motor lainnya.

Sosok New Honda TIREV  dengan desain lampu ‘assymetric‘ mesin 200 cc pada kenyataannya ada peminatnya. Artinya, suka atau tidak suka tetap saja ada yang beli.

Yang lebih menarik, ketika diusut lebih jauh siapa pemilik motor dari salah satu New Honda TIREV 2008 di parkiran Summitmas tersebut, rupanya ia adalah seorang teman yang duduk sebagai anggota Board of Sarasehan HTML (Honda Tiger Mailing List).

Ia juga adalah mantan Korwil HTML Jakut (Koordinator Wilayah Jakarta Utara) periode 2006-2008 dikenal dengan nama Bro Rigen Mandegani (30 tahun).

p1010011
Bekerja sebagai seorang staff dengan jabatan “Supervisor for Storepart Warehouse” di perusahaan jasa expedisi international “TNT Express”.

Ia berujar kalau ia memang lebih suka memilih Honda Tigger sebagai kuda besi untuk aktifitas hariannya.

Bro Rigen, demikian biasa dipanggil, menjelaskan sebenarnya motor New Honda TIREV ini adalah motor seri Honda Tiger-nya yang ke-tiga!

Tiger yang pertama sudah dijual, berikutnya ia beli Honda Tiger Revo yang katanya masih ada dirumah, dan Tiger yang ketiga adalah New Honda TIREV 2008 ini. Terlihat pelat nomornya dimulai bulan 12 yang akan berakhir tahun 2013.

Pria yang sudah menikah ini rupanya memang pencinta berat dengan motor merek Honda. Ia ungkapkan kalau dulu ia sempat memiliki motor Vespa tahun 1963 dan Yamaha RX King, namun ia kembali ke merek Honda karena kecintaannya terhadap merek Honda.

“Aktivitas harian saya, dari rumah dari Komp. Bea Cukai Sukapura di Jakarta Utara menuju ke kantor di Jl. Jend. Sudirman, baik pulang maupun pergi, saya bersama boncenger yang juga kebetulan satu kantor,  mempercayakan transportasi harian hanya dengan motor Tiger ini. Saya harus pakai box atas dan juga box samping karena ini memang tuntutan perjalanan saya bersama istri. ” Ujar pria kalem berkacamata ini ketika ditemui di halaman parkir kantornya.

Uraian tentang obrolan New Honda TIREV dengan Bro Rigen dapat dibaca pada bagian bawah artikel ini.

p10100081Pria muda jebolan STMT Trisaksi (S1) ini juga aktif didalam organisasi komunitas HTML (Honda Tiger Mailing List) khususnya mewakili wilayah Jakarta Utara.

Saat artikel ini ditulis, jabatan BOS HTML mewakili HTML Wilayah Jakut belum berpindah-tangan, dan perannya sebagai Korwil HTML Jakut menuntut ia juga harus bisa menampung rekan-rekan HTML Wilayah Jakarta Utara untuk tetap bersatu.

Pria asal Jawa/Jakarta ini dikenal memiliki makanan favorit  seafood, dan mie ayam, serta minuman juice dan es teler dengan restoran favoritnya yaitu di Seafood 212 Wiro Sableng Kelapa Gading.

Hal ini  dapat dimaklumi jika ia sekarang memiliki postur badan “kelas berat” yaitu  berat badan 95kg, tinggi 180cm dan ukuran sepatu no. 44. Weleh..🙂

Sebagai bikers HTML yang konon gemar melakukan touring, ia lebih suka memilih lokasi touring ke Jogjakarta atau pegunungan yang berhawa sejuk.

Ketika ditanya lokasi/tujuan touring yang paling jauh, yaitu ke Ponorogo, pada akhir Desember 2008 dengan tunggangan motor barunya New TIREV 2008.

“Rencananya sih saya mau touring jauh ke arah Padang Sumatera Barat bersama rekan HTML lainnya. Mudah-mudah ini bisa terealisasi pada bulan Juni 2009 ini.” Katanya sambil mengamati motor New Honda TIREV-nya berkelir abu-abu itu yang sudah lengkap dengan box GIVI.

“Gue sempat heran juga sih naik motor ini waktu tourin ke Jateng Desember 2008 kemarin. Di jalur Pantura, motor ini bisa tembus sampe 130Km/jam dan itu pun masih ada sisa gas yang belum digeber.” Bilang Bro Rigen dengan semangat yang mana ia juga punya hobi main musik dan ikutan B2W walaupun itu kadang-kadang.

Mengakhiri percapakan, ia mengungkapkan perihal motto hidup yang dikatakan olehnya untuk selalu optimis. Optimislah yang akan membuat manusia bertahan hidup. Serta, memiliki cita-cita dan harapan untuk hidup seimbang, dunia dan akhirat.

TANYA-JAWAB HONDA NEW TIGER REVOLUTION 2008:

T: Sudah berapa kali ganti motor tiger?
J: Total sudah 3 kali beli Tiger, pertama kali tahun 2002, kedua tahun 2006 dan terakhir New Honda Tiger Revo tahun 2008

T: Apa alasan/kenapa pilih New Honda Tiger Revo?
J: Design lampu depan dan belakang menarik, pilihan warna lebih bagus.

T: Apa kesan mengenai New Honda Tiger Revo?
J: New Honda Tiger Revo dari segi teknologi mesin memang masih sama dengan Tirev 2006, namun dari segi penampilan New Honda Tiger Revo sedikit lebih ramping, inovasi lampu depan merupakan salah satu hal yang revolusioner, dan yang pertama di indonesia. Lampu belakang cocok untuk turing, karena memberi penerangan yang baik pada saat pengereman karena sudah menggunakan lampu LED.

T: Kapan dibeli New Honda Tiger Revo?
J: Desember 2008.

T: Beli di dealer mana?
J: Mekar Abadi, Jembatan Dua

T: Harganya?
J: 24jt (cash)

T: Kenapa harus motor tiger?
J: Karakter motor yang macho, cocok untuk menyalurkan hobi jalan-jalan.

T: Tau gak kalo kehadiran New Honda Tiger Revo banyak yg kritik?:
J: Tau, tapi kalo sudah cinta, mau bilang apa?

T: Sudah kemana aja bawa New Honda Tiger Revo?
J: Semarang, Jogja, Ponorogo

T: Cerita singkatnya mengenai New Honda Tiger Revo (suka/duka)?
J: Sukanya, motor ini dari segi penampilan sangat menarik, dan mesinnya juga tangguh, waktu minggu lalu ( red=Des.08 ) keliling ke Jawa Tengah, dan tidak ada keluhan.

T: Dukanya:
J: Gara-gara motor baru New Honda TIREV ini, jadinya motor gue Honda Tiger Revo yang lama sekarang jadi nganggur, jarang dipake, ampe susah dinyalain hehe…🙂

The End.

Categories: REPORT
  1. January 8, 2009 at 1:54 pm

    Wah padahal baru tadi pagi ngeliat di fotonya di parkiran kantor, udah ada blognya aja.
    tapi pas pulang kemaren di Nagrek sempet sedikit mandul ya Gen.. hehehe

  2. aji
    January 8, 2009 at 1:59 pm

    ehem…ehem…ada motor yang mau dihibahin neh sepertinya…makasih yah om rigen… boleh donk hibah knalpotnya…hehehehe…

  3. Rigen
    January 8, 2009 at 2:10 pm

    > Aji : Hehe..motor lama masih kepake Ji, jadi knalpotnya masih kepake juga dong…
    > Yufi : Gara2 rombongan itu yuf, jadi ke block gw..musti ngurut dari ulang deh…

  4. wicaksono_t
    January 8, 2009 at 3:04 pm

    ada tulisan vespa tuh thn 63…

    boleh di tampung di tetangga sebelah…

    dijamin diurus….

    kasihan gak ada temennya,…takut minder dia….

    kalo ditetangga sebelah kan udah ada temennya sama lagi v’63…2 unit lagi dirumah ane…

    ditunggu ya…..

    bye

  5. Rigen
    January 8, 2009 at 3:08 pm

    Mas Tom,

    Vespa udah back on the road, berkat sentuhan magic bapak-bapak RT 04. Sekarang udah bisa asoy geboy lagi..hehe

  6. h17
    January 8, 2009 at 3:11 pm

    wew… ini toh salah satu motor rombongan suami istri yang tour de java akhir Desember kmarin..

    hehehe

    http://haryowidodo.wordpress.com/about/

  7. Rigen
    January 8, 2009 at 4:13 pm

    to : h17 hihhi…rombongan suami istri..bukan rombongan biker yaaa…

  8. haryowidodo
    January 8, 2009 at 4:23 pm

    @ Rigen… hiahaha iya bro.. sayang kita ga ketemu, padahal dalam jam yang sama kita melewati jalurnya yang sama… bedanya gw stay di bandung dulu n kalian jalan terus smp jakarta..

  9. Rigen
    January 8, 2009 at 5:29 pm

    @ haryo : iya, soalnya ada yang udah kangen rumah and anaknya..*lirikyufi* kalo gw malah sempet tiduran di purwakarta, ngantuk bgt..hehe

  10. gsx250
    January 8, 2009 at 6:34 pm

    Nice looking lama2 ke tirev baru ini…

  11. January 9, 2009 at 7:54 am

    bro ntu raiser stang AHRS pnp langsung di tirev baru? ga pake penyesuaian apa2 lagi? soalnya saya prnah liat yg tirev lama pake raiser ahrs musti di bubut dulu yg nepel ke dkt lobang kunci, gimana ya?

  12. Bayu BI
    January 9, 2009 at 8:53 am

    Jadi dong kita ke Pandang , pake motor baru……..

  13. Riky BI
    January 9, 2009 at 9:02 am

    Jadi dong om bayu… motor kudu dikawal tuh… hihihihihi

  14. Rigen
    January 9, 2009 at 10:28 am

    @Yudi : Bagian bawah raisernya yang dicoak sedikit Yud, karena mentok sama dudukan yang di segitiga stangnya, trus kabel koplingnya dipindah ke bagian bawah kiri tangki, dan besi yang keluar dari handle koplingnya dilurusin, biar lancar jalan kabel koplingnya. Jadi kopling ngga narik2 kalo stangnya lagi belok ke kiri.

    @Bayu BI : Insya Allah jadi Bos, Riky udah siap ngawal saya tuh…

  15. merayernest
    January 9, 2009 at 10:29 am

    widih…om Rigen, anak priuk jg, selamat atas jalan2 sama new tirev nya ya

  16. January 10, 2009 at 8:51 pm

    revonya nganggur dunk om

  17. January 12, 2009 at 1:55 pm

    @RIGEN : thanks bro infonya, ane mau coba aplikasi nih!!!

  18. January 14, 2009 at 9:17 am

    kapan ke jogja lagi om? wah2 gak sempat jalan2 sama sy. pas makan2 tuh gak ikut je. kalo ke jogja lagi call2 ya bro!

  19. January 14, 2009 at 9:21 am

    html jogja touring terus lho bro! sabtu kemarin dari galaxy-wates-purworejo-borobudur-selo-klaten-langsung tancap ke kaliurang-balik lagi ke galaxy. o ya sabtu besok kopdar joglosemar kopdar pertama solo. katanya sih tempatnya di solo. mungkin jadi ke tawangmangu

  20. ampon
    January 15, 2009 at 5:26 pm

    no comment selain…
    bruakakakakakakkakakakaka (guling2 mode)

  21. Ace
    January 16, 2009 at 11:38 pm

    om tanya Donk,,,
    Saya baru nih Di Dunia Per “Tiger”an kebetulan baru indent Tiger Revo,
    bagian mana Aja dari tiger revo yang banyak Dikritik dan kenapa?
    Tq ya jawabannya,,,

    Salam

  22. January 18, 2009 at 8:10 pm

    Njrit, warna-nya samaan… *jitak rigen*

    Btw, breket givi ukurannya sama khan yaa dengan tiger revo lama?
    Baru mo pasang box-nya neh…

  23. Rigen
    January 19, 2009 at 3:38 pm

    Om Tuob,

    kalo dudukan breketnya sih sama ama revo lama om..ga masalah tinggal plug and play ajah..

    @Ace,
    banyak yang kritik mesinnya, karena teknologinya itu-itu aja. tapi sebenernya dengan mesin sekarang, kalo perawatannya bagus, sudah cukup untuk jalan-jalan jauh…

    salam,
    Rigen

  24. Ace
    January 22, 2009 at 6:37 pm

    ok om makasih banyak yaa,,,,
    nanti saya tanya2 lagi…….

    salam

  25. February 5, 2009 at 2:51 am

    buat design, tirev generasi I dan terakhir ini teteup paling mantab-sumantab abisssss … salut buat Honda,

    * lagi mikir2 mo nyoba nyangkok full-bodi tirev ke mesin 225 cc … hihihi

    http://www.tozzy2forum.co.cc

  26. February 7, 2009 at 6:33 am

    What a Tigerholic !!

    kalo gw cuma sempet dua kali doang ganti tigi . . . .

    @om Ferry Hardono #25

    Mantap tuh tiger 225 cc gahar abizzz

  27. Brodar
    February 17, 2009 at 7:34 am

    @ace

    Tiger revo menurut gw punya power to weight ratio yang buruk..mesin sama aje dari dulu cuman body makin berat ..capeeeee dech..

    Bodynya berat banget utk meliuk2 dalam kota kadang2 tarikan boyo..hiks…untuk dalam kota menurut gw kurang cocok bro

    Laen cerita kalo dipake turing..mantabbb apalagi ciri khas “sayap depan” di tengki (gw lupa istilahnya nech) makin nambah sangar..

    khusus utk tirev mata dua yb baru gw cuman kasi comment mgnkin itu adalah deferensiasi honda tiger dengan motor2 yang lain..secara megapro,thunder,scorpio kalo dipasangin winshiled tirev akan mirip. tapi ya lampunya itu lho udah dua biji engga selaras ditambah kekecilan dibanding bodynya..aneh menurut gw.

    ane mungkin mengikuti jejasnya bro taufik , pikir2 melego tirev ane..heheheheh

  28. April 20, 2009 at 7:42 pm

    aku lihat gambar2 motor tiger sekarang kayanya aku minat juga yah tapi modelnya ko engga ada lagi cuman model gitu aja………..

  29. April 20, 2009 at 7:45 pm

    aku mau beli sekarang juga ah………h,untuk anak saya biar anak saya lebih senang & bahagiya

  30. Wahyu Hadi
    May 6, 2009 at 8:07 am

    Gw pake new tiger revo jg bro..Kayanya kendala new tiger revo adanya dikopling,kira2 untuk menyiasatinya gimana ya??apakah harus pake kopling cangkokan tapi masih tetap merek honda juga??

  31. Yudakuzuma
    May 30, 2009 at 6:21 pm

    modif ringannya cakep bro… kira-kira lampu bajak lautnya bisa diaplikasiin ke tiger 2000 ga ya?

  32. Ron Susman
    June 7, 2009 at 12:02 am

    Wah…wah keren abiz Mas Rigen dengan New Revo plus Givi Box nya, sy juga baru beli nih Tiger New Revo kebetulan Tiger Revo 2008 dah terjual cuma turun dikit dari harga beli n alesan kita sama: Jatuh Cinta! terserah komentar miring orang mu bilang apa soal New Revo yang penting kita suka n masih kebeli ya ga…Btw berapa kisaran harga Givi Box lengkap dengan briket lampu sein belakang berikut pasang seperti yg ada di foto atas n kalo di Bandung dimana ya sy bisa dapetin nya niru gaya boleh kan kang? hatur nuhun info nya…

  33. Anwar
    June 13, 2009 at 12:31 pm

    Salam kenal y dari anak-anak Suzuki Thunder Owner Purwakarta(STHOP). Btw boks’y keren euy, abis berapa to bli boks’y?

  34. June 18, 2009 at 1:28 pm

    Wah bro Ron,

    Selamat bergabung di komunitas pecinta Honda Tiger. Sekarang aku juga kurang paham berapa sebenarnya harga box yang terbaru. Tapi untuk box atas Maxia E52 masih berkisar di 6-7jt untuk box baru. E21 (sidebox) masih sekitar 2jt an. Tentunya aku dulu beli ngga segitu, harganya masih separo dari harga sekarang. Tapi what we can we say, kita masih bergantung sama fluktuasi dollar.
    Jadi bisa dihitung saja berapa kira-kira habisnya untuk box atas dan sampingnya.
    Jawaban ini juga untuk bro Anwar di STHOP di purwakarta ya…Salam kenal bro.

    Salam,
    Rigen

  35. Winata ( Banten Tiger Riders )
    June 26, 2009 at 11:41 am

    om, sy ambil foto motrnya y??? bwt referensi aj,, soalny tiger sy sm ky pny om!!

    slm dr Banten Tiger Ridrers..

  36. Aswan
    September 16, 2009 at 10:45 am

    Salam kenal bro…..
    Saya baru saja membeli Honda Tiger Revo (baru 4 hari)
    mohon saran utk inreyen….katanya mesin hrs di hidupkan dlm waktu yg lama aga torak nya menjadi halus….apa benar..?
    terus mtr sy sdh di modif pake stank trail….
    sebelum di modif stank, pagi mtr agak susah hidupnya tp setelah hidup langsamnya agak tinggi….(seperti yg ditahan gasnya)
    sekarang stlh di ganti pake stang trail, mesin susah hidup bahkan pake chok juga susah…hrs di tahan gasnya….langsamnya jd rendah, sehingga sering mati kalo lagi jalan….
    mohon petunjuknya bro…

    thank’s

  37. September 17, 2009 at 11:43 am

    As. Wr. Wb. Pak Rigen, saya ingin jadi anggota club motor honda tiger, gimana sih caranya. terima kasih.

  38. October 6, 2009 at 12:03 pm

    Bro Aswan,

    Untuk inreyen tidak perlu dipanaskan motornya sampai berlama-lama. Pakai saja seperti biasa. Kuncinya hanya satu, jangan menarik gas secara spontan. Karena struktur metal di dalam mesin belum solid, sehingga dikhawatirkan bisa mengganggu kestabilan mesin. Pakai saja seperti biasa, bahkan digunakan sampai 120 km/jam juga tidak masalah, asalkan tidak secara spontan menarik kabel gas.
    Mengenai modif stang trail coba di cek lagi kabel-kabelnya. Biasanya asal pasang, sehingga kabel-kabel jadi tertarik, baik kabel gas maupun kabel kopling. Cek di bengkel yang biasa menangani motor Tiger, seperti PMS di petukangan, dll.
    Langsam yang rendah silakan di cek settingan gas di karburator bro.

    Salam,
    Rigen

  39. October 6, 2009 at 12:04 pm

    Pak Jumanta,

    Silakan di main-main ke http://www.honda-tiger.or.id dan bergabung ke milis honda-tiger@yahoogroups.com

    Salam,
    Rigen

  1. March 15, 2009 at 5:06 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: