Home > REPORT > Riding Ducati with SPG Marlboro

Riding Ducati with SPG Marlboro


Artikel ini pernah diposting di website Komunitas Honda Tiger Indonesia, khususnya di forum moge. Kalau gak percaya, ya monggo klik yang satu ini.

Karena ini weblog pribadi, kan gak ada salahnya kalau masuk ke sini.
Di weblog ini foto-fotonya dibuat lebih banyak, menyajikan cerita yang lebih lengkap, menarik serta menampilkan foto-foto yang keren.

Ketika gw pulang kerja dan sudah tiba dirumah sedang beresin motor, terdengar HP gw dikantong celana berdering keras, dan setelah gw liat ternyata incoming phone dari Bro Nugroho Ducati.

Kagak salah lagi, suara bro Nugroho, Presiden Direktur PT Supermoto Indonesia memberikan pesan pendek namun menggoda, katanya “bro.. hari jumat/sabtu jajal Ducati, ada Marlboro Girls yang mau dibonceng keliling Jakarta.” Demikian kalimat pendek di telpon.

“Pokoknya motor gue siapin, mau bawa apa? Ada monster, ST atau Multi?” Demikian kalimat tambahan-nya.

Tentu saja, namanya seorang teman dan dimana-mana kita harus bisa saling membantu dan mendukung, apalagi jika yang perlu dibantu adalah kegiatan-kegiatan yang menunjang hobi motor. Yang beginian respon dengan cepat, apalagi membawa dua nama besar yang mendunia, Ducati dan Marlboro.

Siapapun sudah tau kalau Ducati adalah pabrikan motor asal Italia dan dikenal sebagai pabrikan motor sport balap, apalagi Casey Stoner, “World Champion MotoGP 2007” mengangkat Ducati semakin populer. Demikian pula Marlboro, produsen rokok yang lengket dengan Ducati.

null
Showroom Ducati di Automall Jakarta

Hampir semua penduduk dunia kenal dengan Marlboro apalagi kawula muda di Indonesia, rasanya kuno banget kalo rokoknya bukan Marlboro. Cewe’s sekarang pun banyak yang pake Marlboro sebagai simbol tidak ketinggalan jaman. Tapi tau deh.. itu bener apa nggak?

null
Ducati Hypermotard 1100

Ya sudahlah.. disini bukan mau bahas motor sport Ducati atau rokok Marlboro-nya, tapi disini cuma mau sharing gimana rasanya bawa motor Ducati dengan Marlboro Girls atau SPG Marlboro.

Kalau yang namanya girls atau SPG pasti seorang wanita atau cewek, namanya juga “Sales Promotion Girls” pastinya mereka adalah gadis-gadis pilihan Marlboro. Jadi, sudah tentu gadis atau cewek yang bakal jadi boncenger Ducati adalah Marlboro Girls yang sudah terpilih kualitasnya.

null
Ducati Monster

Beberapa seri motor Ducati sudah disiapkan oleh Ducati Indonesia, antara lain Ducati Monster S4, Ducati ST2, dan Ducati Multistrada 1000.

null
Ducati ST2

Jumat 11 Juli 2008 pukul 17.00. Ada tiga bikers Ducati sudah tiba di Automall di Sudirman Central Business District (SCBD).

Setelah bertemu dengan petugas EO Marlboro, dijelaskan secara lengkap kegiatan yang dimaksud ini adalah dalam rangka sosialisasi program ”Marlboro Red Racing Moto X2” yaitu bikers Ducati bertugas membonceng SPG-Marlboro berkeliling menuju beberapa tempat keramaian di sekitar Jakarta.

Penjelasan ditambah dengan peta tujuan dan batas waktu. Rupanya di peta tujuan dibatasi untuk Jakarta Pusat (hari pertama), dan Jakarta Selatan (hari kedua) dengan waktu pukul 17.00 s/d pukul 24.00 dan setelah itu selesai alias bubar.

Tak berapa berselang selesai pengarahan dari EO Marlboro, rupa-rupanya para gadis-gadis cantik SPG Marlboro yang telah ditunggu-tunggu akhirnya muncul juga. Tak disangka Marlboro menyiapkan 4 gadis cantik SPG dengan harapan ada 4 bikers Ducati yang membonceng mereka sesuai program yang dimaksud, yaitu sosialisasi ”Marlboro Red Racing Moto X2”.

null

Tak berlama-lama berdiri di halaman parkir Automall, semua bikers Ducati melangkah ke motor yang diparkir VIP di depan pintu Automall. Tidak lama kemudian Marlboro Girls atau SPG Marlboro muncul dari sebuah mobil dan melangkah ke arah parkiran motor Ducati.

Tapi tunggu dulu, coba bayangkan dulu bagaimana sosok wanita sebagai Grid Girls, Paddock Girls atau juga Umbrella Girls yang sering muncul dalam saetiap iven balapan dunia.

Kira-kira seperti itulah mereka, ada 4 gadis cantik Marlboro Girls yang sejak tadi ditunggu dengan penuh rasa penasaran akhirnya muncul dihadapan gue dan siap dibonceng dengan Ducati. Pikir gue waktu itu “riding yang mau diterapkan apakah dibawa pelan-pelan atau kenceng sekalian? wah.. enaknya yang mana ya?”

null

Ketika mereka berjalan mendekat, semakin jelas sosok-sosok gadis SPG Marlboro ini, gaya mereka berjalan secara perlahan tapi pasti, bagaikan modeling, melangkah ke arah motor Ducati yang diparkir dan seolah menantang bikers Ducati yang kayaknya memberikan sinyal kalau mereka siap dibonceng kemana saja.

Wah.. ternyata benar juga apa kata orang, mereka terlihat cantik, keren, bodi oke banget yang dibalut dengan kostum baju warna merah pola ketat, bergaris putih dan tak lupa pake logo Marlboro yang nempel di dada sebelah kiri.

Memang kelihatan mantap koq, pake kaos putih ketat sebagai pakaian dalam. Kaos putih dalam ini ada logo Marlboro yang keren, jika baju merah luarnya tidak dikancing, maka kaos putih ketat akan lebih menonjol. Apalagi kalau baju merahnya yang diluar terangkat tinggi, maka tak ayal lagi bakal tembus ke kaos putih yang ketat itu.

null

Jadi untung saja mereka ber-empat pake baju kaos putih menutup pinggang dan perut yang kadang bikin orang penasaran. ”Walah.. pokoknya emang keren banget bro..” ujar bikers Ducati yang sudah tak sabar lagi boncengin SPG Marlboro.

Tapi, sebagai bagian dari tim kerja, tentu gue dan rekan bikers Ducati yang lain harus berkenalan dan bersalaman dengan ke-empat gadis SPG-Marlboro.

null

Sambil bersalaman secara halus, satu persatu dari mereka terdengar nama-nama antara lain Asti yang punya bodi mungil, Rani yang punya badan tinggi, Dila yang rada malu-malu, dan terakhir ada Tilda punya suara berat atau lebih kearah nada bas.

Untuk sementara nama-nama tersebut bukan nama aslinya, kalo mau tau nama aslinya japri ama gue ya?

null

Setelah perkenalan singkat, bikers bersiap-siap di motor. Titik pemberhentian, rute-rute yg bakal dilewatin, urutan konvoi, kemudian yang berada paling depan dan yang belakang dibahas lagi sebelum start.

Gue memberikan pengarahan kepada SPG Marlboro ini bagaimana teknik naik motor atau turun. Diingatkan harus ambil posisi dari kiri. Ketika motor berjalan, kecepatan tinggi, diingatkan juga agar kedua tangannya mengapit atau memeluk erat ke perut bikers, disertai badan nempel ke punggung bikers, dan kepala menunduk.

null

Ketika tim mau beranjak naik motor, pihak Marlboro mempersiapkan helm khusus jenis full-face, yaitu helm berlogo Marlboro, disiapkan untuk bikers Ducati serta Boncenger. Mau tidak mau semua harus pake helm Marlboro, tapi sebelumnya melihat ukuran yang ada, apakah helm ini sudah pas?

Apa yang terjadi, beberapa dari kami saling tukaran helm, karena ukuran helm tidak sesuai. Apalagi gue, mendapatkan helm ukuran kecil, nyesek banget bro.

null

At the end bikers Ducati maupun boncenger SPG-Marlboro tampak lebih gagah dan keren dengan helm putih-merah ini, desain yang bagus dibubuhi tulisan Marlboro pada bagian belakang dan depan.

Selama dua malam berturut-turut tepatnya, tim bikers Ducati-Marlboro mendarat di beberapa titik pemberhentian menjangkau publik, yaitu masyarakat umum maupun lokasi kopdar komunitas/klub mobil maupun kopdar bikers.

null

Beberapa lokasi yang disinggahi Team Marlboro Ducati ini, antara lain Mal Ambasador Kuninga, Jl. HOS Cokroaminoto Menteng, Jl. Sabang Jakpus, PRJ Jakpus, Kawasan Monas Jakpus, Taman Suropati Menteng, Blok S Kebayoran Baru, Jl. Tebet Utara Jaksel, Kawasan Kalibata, Cilandak Mall Jaksel, Kemang Jaksel, Bulungan Jaksel, Jl. Patiunus Jaksel, Taman Jl. Pakubowono Jaksel dan terakhir Parkir Selatan Senayan sebagai titik terakhir sekaligus bubaran.

null

Setelah gue mengamati semua foto yang terekam, rasanya gue pun tak percaya kalau sebuah kesempatan yang diberikan oleh bro Nugroho telah dilalui dengan manis, yaitu membawa motor kenceng Ducati sambil bawa boncenger SPG-Marlboro yang cantik dan sexy tersebut.

Sebuah pengalaman dan sensasi yang sangat luar biasa.

null

Berfoto tak pernah dilewatkan. Semua bikers Ducati maupun SPG-Marlboro saling bergantian mengambil momen ini.

Ada foto secara bersama, ada juga foto yang berdua-duaan. Berfoto dengan motor, berfoto rame-rame dan dengan segala macam rupa gaya serta sudut gambar memang yang dirasa perlu atau bagus.. klik..klik.. coba ulang lagi.. klik..klik.. satu kali lagi.. klik..klik.. dari sudut sini.. klik..klik.. dan seterusnya saling bergantian.

null

Untuk perjalanan pertama adalah menuju kawasan Mega Kuningan dan berhenti di seberang Mal Ambasador.

Rute yang dilewati bikers Ducati-Malboro harus melewati keramaian untuk menciptakan ”awareness” publik. Lagi pula bikers Ducati harus lebih banyak menggeber agar suara khas motor Ducati memancing publik untuk menoleh kearah bikers Ducati-Marlboro.

null

Hal seperti itulah yang di minta EO dalam rangka sosialisasi program ”Marlboro Red Racing Moto X2”. Jadi bisa dibayangkan, ketika bikers Ducati membonceng orang biasa sudah bisa dibilang keren, apalagi kalau ini boncenger punya bodi sexy dengan kostum super merah ketat.

Daya pikat menarik perhatian publik betul sangat terasa, begitu tim ini melewati beberapa kemacetan dan keramaian, ada banyak orang yang menoleh ke-arah kami, apa yang ingin di-lihat adalah kehadiran ”Ducati-Marlboro” yang kini lagi hadir ditengah kota Jakarta.

Beberapa foto-foto yang terekam:

null
Foto bersama pada hari pertama Jumat, 11/7/08

null

null

null

null

null

null

null

null

null

null

null

null

null

null

null

null

null

null

The End.

Related page: Marlboro Girls: Marlboro Red Racing X-perience, Sentul

@2008: Hak Cipta dilindungi oleh UU yang berlaku. Jika ada yang ingin mengambil atau mengcopy materi, isi, dan/atau foto-foto weblog ini, diminta lebih dulu memberitahukan secara tertulis.

Categories: REPORT
  1. Eky
    August 21, 2008 at 2:47 am

    Hot women in red-white leather and latex, gw kagum sama selera penulis, terutama bidikannya,jarang blur kalo obyeknya SPG🙂. Nicely done, bro!

  2. August 21, 2008 at 7:50 am

    hehehe.. thks commentnya.. soal bidikan kudu “on target”.. btw masih ada yg lain koq..

  3. gabus
    September 25, 2008 at 10:46 am

    tolong minta foto-foto spg marlboro yang di bali donk, thank’s

  4. HJR
    October 30, 2008 at 12:07 pm

    bos kapan gue diajak nih…bening2 tuh jangan lupa yeee 09 HJR

  5. OKI
    December 3, 2008 at 1:43 am

    Anak2 BSN emang yoi…
    bravo Miss Marlboro..

  6. December 22, 2008 at 12:26 pm

    ni psti helmnya brand INK(fusion series)..di custom paint jd marlboro-ducati,bnr ga c bro Steve??(cmiiw)

  7. December 24, 2008 at 1:39 pm

    [R] dee, yup betul bro..🙂

  8. raviq BroBikers
    January 4, 2009 at 7:21 pm

    hmmm…kayanya udah saatnya mencari boncengers kaya bro stephen buat temen riding🙂

  9. only@bitch_tIrEV
    January 27, 2009 at 9:02 am

    wuuuuuhhhh..kayaknya hasil jepretan fotografernya bagus.tapi kelihatan ada maksud lain yahh..spertinya mau jepret pose boncengers SPG yang lagi “lengah’ khan…tapi ngga dapet..hee.hee…focusnya ke bagian dada dan bokong deh….BRAVO

  10. January 27, 2009 at 4:47 pm

    @ broer only@bitch,
    cukup ini aza yg ditampilkan.. yg lain2 n lebih fokus disimpan ama redaksi.. hehehe..🙂

  11. June 7, 2009 at 9:08 am

    Astaga.. ini impian setiap pria.. Jadi iri nih Om..
    — Nyasar kesini dr blog-nya JDDC–

  1. August 27, 2008 at 6:23 pm
  2. September 2, 2008 at 3:23 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: