Home > REPORT > HTML Touring Banten Selatan, Juli 2006

HTML Touring Banten Selatan, Juli 2006


Sebuah perhelatan Honda Tiger Mailing List (HTML) kembali digelar, dengan sebutan Touring Nostalgia (Turnos) HTML ROAD TO HARMONY, 8-9 Juli 2006 mengambil tujuan Krakatau Base Camp Karoeng Labuan, Banten.

Adapun yang saya tahu bahwa lokasi ini tepatnya berada di Labuhan Banten. Biasanya ini harus ditempuh melewati Cilegon, Anyer, Carita dan terakhir sebuah kota Labuhan. Labuhan ini sebagai lalu-lintas menuju Tanjung Lesung atau kalau mau diteruskan lagi bisa menuju ke Taman Nasional Ujung Kulon.

“Pokoknya asik banget buat gathering karena viewnya langsung pantai dan ini private property bo..!,” kata punggawa HTML bro Heldy “Gembel” dikutip melalui berita website Komunitas Honda-Tiger Indonesia (KHTI) yang mana beliau menjadi seksi sibuk urusan tempat.

Ditambah pula “pokoknya gak ikut bakal nyesel, kapan lagi HTML nomer urut 2 digit sama 4 digit, tua dan muda bisa saling berendem dan main bareng di pantai, main bola rame rame serta pesta barbeque? Cuma ada di TURNOS” kata bro Irfan Sungkar, mantan Ketua Harian HTML yang didaulat jadi General PIC.

null

Sejenak saya mempelajari jalur yang bakal diambil oleh Panitia yaitu mengambil rute jalur utara, antara lain Jakarta- Tangerang- Serang- Cilegon- Pantai Anyer- Pantai Carita terus ke Labuhan. Ternyata bagi saya rute ini sudah sangat menjenuhkan karena rute ini memang sudah sering kali saya lewati ketika saya naik mobil bersama keluarga ataupun dalam rangka tugas kantor.

Melihat peta pulau Jawa yang saya miliki, saya berpikir lain: saya ingin melewati Jalur Tengah Banten yaitu Bogor- Jasinga- Rangkas Bitung- Pandeglang- Labuhan.

Semula saya ingin mengajak beberapa rekan HTML tapi niat ini saya urungkan karena ini bisa berdampak merusak acara Panitia yang sudah mempersiapkan start bersama dari Parkir Timur Senayan pada hari Jumat malam. Akhirnya saya pun memutuskan untuk solo-riding, berangkat hari Sabtu pagi mengambil rute Bogor- Jasinga- Leuwiliang- Rangkas Bitung- Pandeglang dan Labuhan.

Pukul 06.00 Sabtu pagi, saya berangkat dari rumah. Tidak ada hal yang istimewa dalam perjalanan Jakarta-Bogor dan terus ke Leuwiliang, kemudian ke Jasinga, masuk Rangkas Bitung, dilanjutkan ke Pandeglang.

Pukul 09.00 saya tiba di lokasi acara dan ternyata sebagian besar rekan HTML masih tidur lelap. Yang bisa saya jumpai adalah rekan-rekan HTML lagi sarapan pagi di kantin.

null

Dari cerita rekan-rekan HTML bahwa mereka start dari Parkit pada hari Jumat malam yang dibagi atas beberapa kloter. Satu persatu kloter dilepas Jumat malam antara pukul 22.00 s/d pukul 24.00 kemudian mereka melewati jalur utara, satu persatu konvoi sudah tiba di lokasi penginapan Sabtu pukul 04.00 subuh.

Sedangkan saya sendiri melalui jalur yang berbeda, berangkat jam 06.00 Sabtu pagi dan tiba di lokasi pukul 09.00. Kebetulan saja waktu itu traffic lancar, jalur masih sepi, speed-riding dan puji syukur tidak ada hambatan.

Pukul 14.00 saya menonton teman-teman HTML yang sedang main bola tapi mendadak se-ekor ular kecil panjang 60 cm menyusup masuk ke sebuah motor tiger yang sedang parkir. Yang punya motor dipanggil dan diberitahukan ada ular masuk ke dalam jok motornya.

Awalnya terkesan tidak percaya tapi akhirnya membutuhkan waktu dan tenaga hampir 1 jam lebih untuk mengeluarkan ular itu dari motornya dengan kondisi nyawa ular masih hidup.

Pukul 15.00 beberapa rekan yang hobi turing memutuskan untuk jalan-jalan ke Tanjung Lesung. Dari Labuhan membutuhkan waktu 30 menit menuju pantai yang lumayan sepi. Kesempatan berada di Tanjung Lesung dimanfaatkan oleh berleha-leha, berfoto ria, menyaksikan matahari terbenam sekaligus ajang bahan obrolan untuk perjalanan esok hari.

Sebenarnya jika waktu cukup, saya ingin menjelajah sampai Taman Nasional Ujung Kulon. Lokasi ini tidak jauh lagi dari Tanjung Lesung kurang lebih 2 jam. Tapi mengingat waktu dan agenda sangat ketat, sehingga tujuan TN Ujung Kulon ditunda dulu untuk waktu yang akand datang.

Apa yang dibicarakan untuk besok jauh lebih menarik karena saya hanya dengan beberapa rekan HTML mengusulkan melewati jalur Banten Selatan, yaitu via Malimping-Bayah dan seterusnya ke Tangkuban Perahu, Bogor dan Jakarta.

Pukul 20.00 pada saat acara api unggun disertai dengan makan malam berbeque ada beberapa rekan HTML bertanya seputar rute yang akan ditempuh pada esok hari. Saya hanya katakan bahwa rute ini dibuat diluar Panitia acara, jadi kalau memang berniat dan mau bergabung diharap sudah stand-by di parkiran depan, dan start pukul 07.00 tepat.

Pukul 06.00 Minggu saya bergegas di parkiran motor dan ternyata hanya 7 motor yang siap untuk berangkat karena semula yang punya niat 10 orang. Keberangkatan kami hanya diketahui oleh sebagian orang karena sebagian besar peserta masih berada di kamar atau masih tidur.

Pukul 07.00 kami start dari Labuhan kami menuju Saketi, kemudian ke arah Selatan yaitu menuju Malimping. Ternyata semua rekan HTML yang ikut dalam kloter ini belum ada yang pernah melewati jalur ini.

Hal ini tidak mengurangi niat kami untuk meng-explore sekaligus adventure touring jalur Banten Selatan. Melalui alat GPS kami lihat Malimping berada pada posisi: 7° 6′ 37″ South, 107° 44′ 34″ East

null

Pukul 09.00 beberapa saat setelah kota Malimping kami berhenti di garis pantai yang sangat dekat dengan jalan raya. Semua motor kami arahkan mendekat ke pasir pantai, namun seorang rekan memaksakan motornya mendekati air laut yang akhirnya motor itu pun terjebak dipasir laut, dan gara-gara ulah ini semua rekan bekerja keras untuk mengeluarkan motor itu dari pasir yang dalam.

Pukul 10.00 sebuah pasar desa kami lewati dan kami pun berhenti sejenak disebuah warung untuk minum. Ketika kami duduk beristirahat, tiba-tiba kami menerima laporan accident via handphone bahwa ada musibah kecelakaan yang dialami oleh 2 rekan HTML yang mengambil jalur Rangkas Bitung. Apa boleh buat, kami tidak bisa membantu karena posisi kami sangat jauh berada ada di pantai selatan Banten.

Pukul 12.00 tak terasa kami sudah melewati jalur yang sangat dinikmati buat riding motor, variasi antara jalan pantai dan jalan pegunungan, juga pemandangan yang indah maka kami pun akhirnya sudah tiba di kota Pelabuhan Ratu Jawa Barat sekaligus untuk istirahat makan siang.

Pukul 16.00 kami sudah tiba di Bogor sejenak untuk istirahat sambil menikmati es buah dingin. Saat duduk santai kami pun sepakat bahwa antara jalur Bogor-Depok-Jakarta beberapa rekan yang ikut dalam touring ini akan saling berpisah alias pulang ke-rumah masing-masing.

Akhirnya tepat pukul 18.00 saya sudah tiba dirumah dengan selamat dan tidak kekurangan apapun. Puji syukur atas rahmat-Nya yang telah memberikan kenikmatan melewati jalur Pantai Selatan Banten.

PHOTOS:

null

null

null

null

null

null

Laporan lengkap: HTML Touring Banten

The End.

Categories: REPORT
  1. ali uhui
    February 17, 2009 at 11:34 am

    om aku mo copy foto boleh yak ?

  2. February 17, 2009 at 11:58 am

    Ok boleh

  3. March 8, 2009 at 7:51 pm

    om lewat jalur gn.salak gak..??

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: