Home > REPORT > Solo Riding Jakarta-Bandung, May 2006

Solo Riding Jakarta-Bandung, May 2006


Berfoto didepan penginapan: Galeri Ciumbuleuit Apartment Bandung

erusahaan dimana saya bekerja mengadakan event ”Outing Company” dengan tujuan Bandung Jawa Barat yang dijadwalkan pada hari Sabtu-Minggu 20-21 May 2006.

Sejak tol Jakarta-Cipularang dibuka untuk umum maka Bandung menjadi tujuan wisata buat keluarga maupun perusahaan- perusahaan dari Jakarta. Hanya butuh 2 jam dengan mobil dari Jakarta menuju Bandung.

Panitia sudah menyusun sedemikian rupa masalah transportasi, demikian pula mobil dinas yang saya pakai secara pribadi masuk dalam rombongan yang akan dipakai untuk mengangkut rekan-rekan kantor.

Ketika itu saya berpikir: pertama, pemandangan apa yang bisa dilihat sepanjang jalan tol? Kedua, kalau semua mobil sudah lewat tol Jakarta- Cipularang, bagaimana dengan jalur Puncak Pas? Apalah jalur Puncak sudah sepi dari mobil? Ketiga, kondisi jalan di Bandung macet juga, apakah saya bisa bebas jalan-jalan di Bandung?

null

Singkat cerita saya putuskan naik motor ke Bandung. Seorang rekan kerja mengambil mobil dinas pribadi ke rumah untuk dibawa kekantor dan diberangkatkan bersama rombongan kantor pukul 08.00 pagi.

Mereka start dari Gedung GKBI Sudirman melewati jalan tol Bekasi-Cipularang menuju Bandung. Sedangkan saya berangkat naik motor dari rumah pukul 07.30.

null

Rombongan kantor tiba di penginapan di Galeri Ciumbuleuit Apartment Bandung dan ini secara kebetulan bersamaan pula dengan kedatangan saya pukul 10.30. Saya menempuh perjalanan naik motor solo-riding Cinere- Bandung ditempuh dengan waktu 3 jam.

Ketika saya melewati jalur Bogor- Ciawi-Puncak- Cianjur masih pagi beruntung kondisi jalan relatif lancar dan tidak ada kemacetan yang berarti. Namun saaat melalui Padalarang-Cimahi- Bandung kondisi jalan sudah lumamayan ramai.

Usai makan siang bersama di sebuah restaurant, panitia outing memberikan uang tunai kepada setiap staff/peserta yang memang datang ke Bandung. Sesudah itu panitia memberikan waktu dan kesempatan untuk berbelanja sampai batas pukul 18.00.

null

Tapi saya secara pribadi memisahkan diri dari acara belanja-berbelanja ini, dan saya putuskan menemui beberapa brother HTML Bandung yang sudah saling janji sebelumnya bertemu di RS Advent Bandung karena secara kebetulan ada seorang brother HTML Bandung yang sedang dirawat karena sakit.

Menjelang waktu magrib, saya pun memisahkan diri dengan brother HTML Bandung dan harus kembali ke penginapan bersama rombongan kantor. Acara malam dilanjutkan makan malam bersama dengan acara door-prize di “Sebuah Restaurant” yang cukup jauh tapi ramai.

Saya lupa namanya tapi lokasinya ke arah utara Jl. Juanda, kemudian belok kiri dan terus mengikuti jalan yang berliku-liku. Disana saya dan rekan-rekan kantor menikmati makan malam sambil dihibur oleh alunan musik jazz dari seorang penyanyi ”unknown” . Malam makin larut dan keletihan pun tak dapat ditahan lagi, akhirnya saya dan teman-teman kantor kembali ke hotel untuk istirahat.

null

Keesokan harinya, Minggu seusai sarapan pagi saya pun mempersiapkan diri untuk meninggalkan Bandung kembali lagi ke Jakarta mengingat saya masih punya acara dengan keluarga. Sementara itu rekan-reka kantor masih punya acara untuk jalan-jalan di Bandung.

Saya akhirnya berpisah pukul 08.30 dan solo-riding melewati jalur Cimahi- Padalarang- Ciawi- Puncak- Bogor- Sawangan, dan ketika tiba dirumah pas pukul 12.00 siang. Hidangan makan siang pun sudah tersedia dihidangkan oleh istri tercinta dan kehidupan ini benar-benar penuh dengan rasa syukur dan sukacita.

PHOTOS:

Bertemu brother HTML Bandung di RS Advent Bandung.

Motor Parkir di halaman depan RS Advent Bandung.

Membesuk Brother HTML Bandung di RS Advent Bandung.

Menikmati alunan musik di Bandung.

Categories: REPORT
  1. marlin
    March 28, 2009 at 11:12 pm

    br ke bandung abis bensin brapa uang,,,,
    klo naek suzi sogun kuat ga yah???

  2. March 29, 2009 at 6:39 pm

    @marlin,
    isi full tank, kalau belum sampai ya terpaksa isi lagi..🙂
    Pake motor honda tiger, sekali isi full tank sampe koq..

  3. marlin
    April 9, 2009 at 7:49 am

    kren brader,,,,
    kmaren ane dri tangerang bandung bisa sampe 5 jam…
    emang bawa mtornya brp kmj???

  4. April 10, 2009 at 7:32 pm

    @Marlin,
    trek lurus-sepi-lebar a.l. cianjur-padalarang bisa digeber 110 s/d 120 km/jam. jalur kebun teh-puncak-cipanas-cianjur paling enak nikung sambil rebahan, jadi disesuaikan aja kondisi jalan dengan speed-nya..🙂

  5. angga prasetya
    September 27, 2009 at 12:47 am

    seep bgt artiketnya,,,
    soalnya skr saya ngalamin solo ride,,,
    hampir 1 bulan 2 kali bandung jakarta pake tiger,,,,
    isi pertamax 50rb ga abis,,,,
    jadi andalan nih motor…

  6. September 27, 2009 at 9:02 am

    Bro Angga, ini maksudnya Tiger irit ya? Pake Pertamax lagi! Asyik dong..🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: